Mentreng.com | Pagaruyung – Wilson Lalengke, S.Pd, MSc, MA Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( DPN PPWI), didampingi Istri Winarsih, S.Pd dan Rombongan, mengunjungi objek wisata Istano Basa Pagarung di Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat, Minggu, (31/01/2021).
Kedatangan Wilson Lalengke dan Isteri ke Sumatera Barat dalam rangka pelantikan pengusrus DPC PPWI Kota Padang dan Kota Sawahlunto. Dalam kesempatan ini Wilsin Lalengke menyempatkan diri untuk singgah ke Istano Basa Pagaruyung.
Kedatangan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional PPWI Wilson Lalengke,S.Pd.,M.Sc.,M.A disambut olek Ketua PWI Tanah Datar yang diwakili Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Meriyanto bersama rekan rekan se profesi.

Di Istano Basa Pagaruyung, Wilson Lalengke melalui Ketua DPD PPWI Sumatera Barat Safrizal Buya mengatakan “Saya merasa bangga dan senang berkunjung ke Pagaruyung, karena alamnya sangat asri, terlebih dengan menggunakan pakaian yang spesial ini, pakaian adat Minangkabau.” ucap Safrizal.
“Tetapi saya secara langsung mendengar kata kata kasar yang dilontarkan oleh seorang oknum fotografer terhadap yang mendampingi Bapak Wilson Lalengke di Istano Basa Pagaruyung. Ini adalah objek vital dan destinasi wisata satu satunya di Tanah Datar. Tetapi layanan dari oknum oknum pelaku wisatanya kurang beretika”. Ucap Ketua DPD PPWI Sumatera Barat ini.
Saya sangat menyangkan sekali atas kejadian ini. Saya berharap kepada pemerintahan Daerah Tanah Datar untuk dapat membenahi para pelaku wisata di Istano Basa Pagaruyung ini, Tegasnya lagi.
Dan ini sangat memalukan sekali didengar oleh pengunjung, jangan sampai objek wisata Istano Basa Pagaruyung ini sampai jelek dimata pengunjung. Semua ini disebabkan oleh oknum pelaku wisata di disini, tegasnya lagi.
Wilson Lalengke mengaku jika kehadirannya ke Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, khususnya Pagaruyung adalah dalam rangkaian kegiatan mengukuhkan Pengurus Cabang PPWI Kota Padang dan Kota Sawahlunto yang berlangsung sejak tanggal 27-31 Januari 2021 ini. Sekaligus mensosialisasikan organinasi yang dipimpinnya ke tengah- tengah pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Semoga saja Objek Wisata Istano Basa Pagaruyung bisa ditertibkan oleh pemerintahan Daerah terkhusus bagi instansi terkait Dinas Pariwisata Tanah Datar.**








