Mentreng.com | Lintau Buo – Babinsa Nagari Lubuk Jantan Koramil 04/Lintau Buo Kodim 0307/Tanah Datar, Sertu Oki Kurniawan bersama Kelompok Dasawisma Jorong Kenanga Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara, gencar dalam mengajak masyarakat di wilayah binaannya, tentang gerakan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk dijadikan apotik hidup ditanami dengan tanaman obat keluarga, Rabu (22/12/2021).
Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama melalui Ogs Danramil 04/LB Pelda Endrik Gaba menjelaskan kepada warga, bahwa tanaman Apotik Hidup adalah berupa tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat dan bermanfaat sebagai obat pertolongan pertama secara tradisional yang diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang kita.

“Adapun jenis tumbuh tumbuhan yang di tanam adalah Tanaman Apotik hidup seperti jahe, lengkuas, kencur, temu lawak, dan lainnya yang sangat berguna bagi kesehatan, Tanaman Apotik Hidup juga pada hakekatnya adalah sebidang tanah baik di halaman pekarangan rumah, maupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan”, jelasnya.
Lebih lanjut Endrik Gaba menuturkan, dirinya dan anggota Kelompok Dasaqisma bertujuan agar masyarakat binaan khususnya warga Nagari Lubuk Jantan dapat tergugah dengan pemanfaatan lahan pekarangan rumah yang kecil dapat menghasilkan tanaman tanaman obat obatan herbal yang sangat berkhasiat, terlebih dalam kondisi Pandemi Covid-19.
“Diharapkan Tanaman Apotik Hidup yang tradisional ini dapat melengkapi obat keluarga yang alami, dan aman tanpa efek samping serta memanfaatkan kesibukan dengan tetap dirumah selama Pandemi Covid-19,” pungkasnya, ucap Endrik Gaba.
Salah seorang anggota kelompol Dasawisma Ibu Endang yang sedang menanam tanaman obat keluarga di lahan kosong ini menegaskan dengan inovasi penamaan apotik hidup yg di bantu Koramil 04/LB, warga tidak susah lagi mencari untuk mendapatkan tanaman obat keluarga dan bisa di jadikan sebagai bumbu masak, ujarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan motifasi dan semangat kepada kelompok Dasawisma untuk membudidayakan tanaman obat guna melindungi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**







