Mentreng.com | Sumbar – Tokoh Nasional Ketua Umum DPP Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) , Ustadzah Hj. Bunda Indah. Dalam rangka pulang kampung ke Sumatera Barat, membunuh rindu ke tanah leluhurnya yang diketahui sebagai daerah asal-usul Urang Minang yakni di pusat peradaban bangsa Melayu Minangkabau Ranah Nan Tuo Luhak Tanah Datar.
Ustadzah rendah hati yang akrab dipanggil bunda ini, ternyata bukan orang sembarangan, bunda merupakan keturunan Puti Ratu Adie suku Melayu dahulunya yang merupakan bangsawan Minangkabau dari silsilah keturunan kaum Datuk Paduko Simarajo yang telah merantau ke Aceh Darussalam dalam rombongan syech Padang Ganting di NAD, dan sejak ratusan tahun keturunan bunda tidak pernah pulang kampung lagi dan bahkan nyaris tidak mengenal asal usul tanah leluhurnya.
Setibanya di kampung halaman, Bunda beserta rombongan di sambut oleh ninik mamak dan karib kerabatnya, di penuhi isak tangis haru kerinduan yang terpendam puluhan tahun tidak pernah pulang kampung,
Setelah berdialog dengan tim wartawan yang juga ikut serta dalam rombongan bunda, mendapat penjelasan dari Pucuk Adat, Bunda Indah mendapatkan pelajaran singkat padat dan jelas tentang keminangkabauan serta semakin yakin bahwa masyarakat Sumatera Barat, khususnya urang Minangkabau adalah masyarakat yang terbuka, moderat dan plural, dan sangat demokratis dalam penerapan adat istiadat. Oleh karenanya dalam kesempatan tersebut, Bunda menyampaikan kepada Ninik Mamak Para Pemangku Adat, rasa haru dan terimakasih telah diterima kembali di kampung halaman asal usul nenek moyangnya, yang selama ini hanya mendengar sekilas tentang sejarah keturunannya sebagai orang Minang yang bukan orang Padang seperti pemahaman awam bunda.
Yang lebih terkejutnya lagi, ternyata Ninik mamak kerabat bunda juga loyalis Presiden Jokowi, bahkan ketua umum Majelis Pimpinan Tinggi Mahkamah Adat Alam Minangkabau, disingkat MAAM, IPDA.Yosrizal.SH. Datuk Srimaharajo Bamego-mego atau yang akrab dipanggil Datuk Tandilangik didampingi pengurus MPT MAAM seperti Letda D.Datuk Manti Kayo, Exto Tentri ST Datuk Majo Dirajo, Andry Datuk Pangulu Basa menjelaskan kepada Bunda dihadapan wartawan pada Minggu (30/01/2022), bahwa dari sekian ormas dan lembaga Adat Minangkabau, hanya MAAM yang mendukung penuh pak Jokowi pada masa pilpres, dan diundang ke Istana Negara untuk menghadiri pelantikan Presiden H.Joko Widodo dan wakil Presiden KH.Maruf Amin.
Maka bak gayung bersambut, Bunda yang juga orang dekatnya Presiden dan petinggi negara, maka MAAM meminta Bunda Indah selaku Puti Ratu Adil, selaku orang Aceh keturunan Minangkabau, walaupun bukan warga Sumbar, meminta Bunda Puti untuk bisa menyampaikan aspirasi masyarakat hukum adat Minangkabau kepada Presiden Jokowi agar berkenan kembali berkunjung ke Sumatera Barat, kembali ke Tanah Datar untuk mendengar langsung bahwa masyarakat Sumbar sangat mencintai Negara dan Presiden terpilih, sebab Urang Minang sejatinya Sangat menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan sangat religius dan demokratis dalam tatanan adatnya, sehingga nada miring terhadap Sumbar di masa pilpres, bisa hilang dan masyarakat Sumbar kembali kepada jati dirinya sebagai Urang Minang yang memegang teguh NKRI harga mati, terlebih lagi para pendiri bangsa Indonesia banyak orang Minang.
Akhirnya Bunda menagis mendengar semua curahan hati sanak sodaranya di Sumbar, dan berjanji akan menyampaikan langsung kepada Presiden apa yang terjadi sesungguhnya, dan Bunda akan buktikan kepada Presiden bahwa masyarakat Sumbar tidak seburuk yang diduga selama ini.
Walaupun bunda seperti mimpi dapat kembali pulang kampung leluhurnya, dan belum puas menikmati keindahan alam dan kulinernya, di hari akhir kunjungan Ustadzah Hj Bunda Indah Puti Ratu Adil, berjanji akan kembali ke Sumatera Barat dengan membawa program-program RKLA yang sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Minangkabau, ujarnya mengakhiri.(**)








