Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Anggota Koramil 05/X Koto Melaksanakan Kegiatan Inovatif Dengan Petani Cabai dan Lobak

×

Anggota Koramil 05/X Koto Melaksanakan Kegiatan Inovatif Dengan Petani Cabai dan Lobak

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | X Koto – Mewujudkan kesejahteraan bagi para petani merupakan suatu tantangan. Banyak hal yang perlu dilakukan dalam pewujudannya, seperti meningkatkan hasil pertanian, mulai dari prosedur tanam cara penjualan, yang mana keefektifan proses tanam akan mengoptimalkan biaya dan peningkatan hasil pertanian yang berkualitas.

Selanjutnya, hasil pertanian yang berkualitas akan meningkatkan volume penjualan, terlebih bila petani mempunyai akses ke pembeli yang luas dan langsung, sehingga efektivitas penjualan dapat terjadi. Lantas, bagaimana cara untuk meningkatkan efektivitas pejualan petani?

Berikut Babinsa Koramil 05/X Koto Kodim 0307/Tanah Datar, Serda Syafri Yeddi dan Kopda Makmun Arifin melaksanakan kegiatan inovatif dengan petani cabai dan lobak di Jorong Gantiang Nagari Singgalang guna meningkatkan hasil panen dan taraf hidup masyarakat.

Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Jtama melalui Pgs Danramil 05/X Koto Serka Zainal Tanjung menyampaikan Langkah-langkah dan cara meningkatkan penjualan pertanian.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penjualan petani adalah edukasi para petani mengenai cara peningkatan nilai jual hasil pertanian. Para petani perlu benar-benar mengetahui jenis dan kualitas produk yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen.

Menghasilkan produk pertanian yang memenuhi keinginan konsumen dapat dilakukan dengan sejumlah cara. Mulai dari menetapkan standar kualitas produk pertanian, tak mengandalkan satu jenis produk atau komoditas pertanian, mengusahakan penggunaan kemasan spesial untuk menarik lebih banyak konsumen, hingga membuat inovasi pemasaran produk olahan sehingga produk pertanian dapat mempunyai nilai jual lebih besar

Mendorong petani untuk tidak menjual seluruh hasil pertanian kepada tengkulak

Hubungan yang terjalin antara petani dengan tengkulak merupakan sebuah fenomena yang kerap dijumpai, khususnya pada masyarakat pedesaan. Tengkulak memberikan bantuan saat petani mengalami kesulitan, seperti peminjaman dana untuk modal pembibitan. Namun di saat musim panen, petani tersebut harus menjual hasil panen kepada tengkulak dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar.

Tengkulak yang mencari keuntungan dari hal tersebut tentu saja membawa kerugian besar bagi petani. Ketidakberdayaan petani kepada tengkulak seperti ini bisa diputus mata rantainya dengan memanfaatkan kredit mikro yang ada di dalam Lintasarta Smart Farmer. Petani pun dapat dengan bebas memilih menjual hasil panen kepada calon pembeli yang potensial melalui Marketplace.

Melakukan inovasi dan perbaikan kualitas produk hasil pertanian

Mencoba inovasi dan perbaikan kualitas produk hasil pertanian sangat penting dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penjualan petani. Para petani yang mengemas hasil pertaniannya dengan lebih menarik dapat menjaring lebih banyak konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan. Penting juga bagi para petani untuk tidak hanya mengandalkan satu komoditas hasil pertanian.

Bila kualitas produk pertanian sudah baik, pintu keberhasilan produk pertanian dalam menembus pasar internasional bisa lebih terbuka. Jadi, dibutuhkan kerja sama antara para petani, eksportir, serta Pemerintah untuk menjaga komoditas pertanian yang akan diekspor untuk dapat memenuhi kualitas yang diharapkan. Dengan begitu, penjualan hasil pertanian pun akan semakin meningkat dan membawa dampak positif bagi para petani.

Kegiatan Bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup petani dan meningkatkan hasil panen sehingga dapat mensejah terakan masyarakat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *