Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Anggota Satgas TMMD Ke 114 Komsos Cara Membuat Kue cucur (Pinyaram) Di Rumah Ibu Rostina

×

Anggota Satgas TMMD Ke 114 Komsos Cara Membuat Kue cucur (Pinyaram) Di Rumah Ibu Rostina

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Tanah Datar – Sejumlah anggota Satgas TMMD ke-114 Kodim 0307/Tanah Datar meluangkan waktu untuk belajar Cara membuat dan memasak kue pinyaram lbu Rostina yang bertempat di Jorong Simpang Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (21/08/2022).

Dalam hal ini Anggota Satgas TMMD ke-114 Serda Dion Damanik dan Prada Edi dari Yonif 131/Brs mengungkapkan, masih sempat meluangkan waktu untuk belajar membuat kue paniaram walaupun sudah mendekati purna tugas TMMD ke 114 di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar yang dilakukan seorang warga lbu Rostina (68), memiliki nilai positif yang sangat bermanfaat dan sekaligus bisa meningkatkan ekonomi khususnya bagi keluarganya.

Ibu Rostina menerangkan cara membuat Kue Cucur (Pinyaram) pada anggota Satgas TMMD

Bahan-bahan untuk Membuat pinyaram ukuran ukuran biasa : 250 gram tepung beras
1 sendok teh garam halus
125 gram gula merah
250 ml air putih secukupnya

Selanjutnya Dilarutkan 100 gram gula merah ke dalam 250 ml air panas. Kemudian didinginkan dan saring airnya (kalau ada ampas gulanya) Tambahkan garam ke dalam larutan gula, Masukan tepung beras sedikit demi sedkit. Aduklah sampai merata adonan pinyaramnya, lalu Adonan didiamkan lebih kurang 4 sampai 5 jam. Setelah didiamkan, goreng pada api sedang sebesar ukuran telur mata sapi. Jika adonan hampir masak sampai ke tengah, adonan yang sedang digoreng di cubit / dikorek sedikit dengan garpu supaya minyak masuk pada gorengan pinyaramnya cepat matan
Terakhir setelah matang angkat dan tiriskan. Enak disajikan ketika panas. Simpan diwadah tertutup rapat, karena dapat bertahan 1 minggu karena kandungan gula merah dan fermentasi beberapa jam sebelum digoreng, Tandas Ibu Ristina.
Selain itu usaha lbu Rostina ini terus didukung sang suami sejak tahun 1978 yang lalu dan usahanya ini sudah banyak juga dibawa sampai keluar kota seperti Solok, Batu sangkar dan dalam satu minggu mencapai omset 800 kotak yang langsung dijemput mobil ngampas untuk dibawa keluar kota Terangnya.

Menurutnya, keinginan untuk mempelajari cara membuat kue paniaramm tersebut, agar dapat dikembangkan serta dapat dipasarkan ke luar kota, jelas Serda Dion Damanik yang dengan seksama memperhatikan ibu Rostina membuat kue pinyaram.

Dalam kesempatan itu Ibu Rostina juga mengucapkan Semoga seluruh kegiatan yang dilakukan selama TMMD ke-114 Bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan dapat bermanfaat sebaik-baiknya,bagi Nagari Batu Bulek,” Ucapnya.

Semoga Anggota Satgas TMMD Ke 114 dapat mengembangkan kue cucur (Pinyaram) ini untuk membantu ekonomi keluarga nantinya, pinta Ibu Rostina.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *