Mentreng.com | Pariangan – Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Prg, Sertu Indra Fuad Babinsa Simabur dan Bhabinkamtibmas Simabur dan Batubasa Bripka Andalis Siswanto, S.H, berserta petugas Nakes Pukesmas Pariangan bersama 2 Orang Sat Gas PPKM Nagari Simabur, melakukan pendampingan terhadap petugas tracing contact Covid-19, Rabu (11/08/2021).
Sertu Indra Fuad mendampingi tim dari Puskesmas melakukan tracing contact (pelacakan kontak erat) Covid-19 ke rumah pasien Covid-19, An Erdawati dan Desrizal di Jorong Simabur Nagari Simabur, Kecamatan Paruangan.

Kedatangan tim ini menyusul informasi di Nagari Simabur pada hari Rabu ini diketahui ada 2 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, “Tentu dilacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu,” kata Sertu Indra Fuad di sela-sela kegiatan.
Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona
Selama ini para Bidan Desa dan Tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas KesehatanTanah Datar untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.
“Akan tetapi titik kesulitannya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen, oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact,’ bebernya.
Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama di wakili Plh Danramil 03/Prg Serma Adrian menyampaikan dari aparat TNI – Polri bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. Kemudian, melakukan kegiatan tracing dari tim Puskesmas dengan pendampingan Babinsa serta ada relawan Posko PPKM Nagari Simabur.
“Tidak semua warga mau menerima kenyataan yang telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan tak jarang yang menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.
Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact dari Babinsa bersama tim tracing dari Puskesmas Pariangan serta relawan akhirnya warga yang tercatat kontak erat mau melaksanakan rapid tes antigen, “Kegiatan ini terus kita jalankan guna memutus mata rantai virus Covid-19,” pungkasnya.**








