Menrreng.com | Sungayang – Babinsa Koramil 06/SGY, Serma Hondri Yusman beserta 1 org masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap melaksanakan jualan barang kelontong di warung milik Serma Hondri Yusman seluas 4 X 6 M di Jorong Subarang Parit, Rabu (29/06/2022).
Akhir-akhir ini, banyak warga Indonesia yang banyak kehilangan pekerjaan. Membuka usaha kecil-kecilan bisa menjadi pilihan untuk menyambung hidup. Meskipun kecil, tapi dapat memberikan keuntungan yang berkesinambungan.
Mulai dari bisnis kuliner, frozen food, hingga menjadi reseller barang pun ditekuni demi mendapatkan penghasilan secara mandiri. Tak khayal, jika banyak usaha kecil-kecilan yang bermunculan beberapa bulan terakhir.
Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama dikonfirmasi melalui Pgs Danramil 06/Sgy Pelda Wilfikar mengapresiasi kegiatan yang dilakukan anggotanya dan juga Danramil menyampaikan,
Mungkin ide ini tidak boleh dilewatkan oleh Babinsa Serma Yondri Yusman. Membuka toko kelontong adalah usaha yang membutuhkan modal sedikit, tapi keuntungannya berlimpah.
Peminat toko kelontong akan selalu ada dari masa ke masa. Sebab, semua orang (dari berbagai usia dan kalangan) membutuhkan apa yang dijual di toko yang menyediakan kebutuhan sehari-hari ini.
Seperti yang kita tahu, toko kelontong menjual segala macam kebutuhan rumah tangga. Sembilan bahan pokok (Sembako) yang terdiri dari, beras, gula pasir, minyak goreng, telur, juga susu.
Tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur. Toko kelontong juga biasa menjual barang-barang lainnya, seperti rokok dan makanan ringan.
Menjamurnya toko ritel modern saat ini, juga tidak serta-merta mengusir keberadaan toko kelontong. Masih banyak pelanggan yang lebih memilih untuk membeli kebutuhan di toko kelontong. Terutama, mereka yang ada di daerah pemukiman padat penduduk. Selain tidak kalah lengkap, selisih harga menjadi alasan. (Pendim 0307/TD)








