Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

“Belajar Ibarat Menanam Padi: Upacara Terakhir MTsN Kota Solok Ingatkan Siswa Tanam ‘Bibit’ Karakter Unggul”

×

“Belajar Ibarat Menanam Padi: Upacara Terakhir MTsN Kota Solok Ingatkan Siswa Tanam ‘Bibit’ Karakter Unggul”

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrenhnewa.com – Suasana khidmat menyelimuti halaman MTsN Kota Solok pada Senin pagi (18/5/2026). Seluruh warga madrasah, mulai dari siswa kelas VII dan VIII, jajaran guru, hingga pegawai, berkumpul melaksanakan upacara bendera terakhir untuk tahun pelajaran 2025/2026.

Momentum ini menjadi titik krusial bagi siswa sebelum memasuki fase evaluasi akhir tahun.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Parti Erlinda, yang bertindak sebagai Pembina Upacara, memberikan pesan mendalam mengenai filosofi keberhasilan. Ia mengibaratkan proses belajar dengan siklus pertanian yang presisi.

“Ibarat menanam padi untuk menghasilkan panen yang berkualitas, diperlukan bibit yang unggul. Begitu juga dengan hasil belajar. Agar sesuai harapan, diperlukan sikap disiplin, jujur, dan tanggung jawab sehingga seluruh ilmu dapat dikuasai dengan baik,” ujar Parti dalam amanatnya.

Di saat yang bersamaan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok H. Amril, tengah melaksanakan agenda kegiatan di MAN Kota Solok. Saat dimintai tanggapannya mengenai pesan penguatan karakter di lingkungan madrasah, beliau memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil oleh jajaran pendidik di MTsN Kota Solok.

H. Amril menegaskan bahwa kesiapan akademik harus berjalan beriringan dengan penguatan mentalitas siswa. Beliau berpesan agar seluruh madrasah di Kota Solok memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam administrasi nilai maupun pemahaman materi di penghujung tahun ajaran ini.

Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, memperkuat pesan tersebut dengan mengingatkan siswa bahwa kesuksesan tidak datang secara kebetulan. Menurutnya, kerja keras adalah harga mutlak yang harus dibayar oleh setiap pelajar.

“Untuk meraih sebuah kesuksesan, diperlukan kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab. Kami ingin memastikan siswa siap secara optimal sehingga nilai tugas lengkap dan hasil yang diperoleh mencerminkan kualitas pendidikan kita,” pungkas Defit. (helda/yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *