Lampung Selatan | Mentrengnews.com –
5 Mei 2026, Beberapa waktu belakangan ini, warga Kabupaten Lampung Selatan ramai membicarakan sosok Handoyo Susilo, Camat Tanjung Sari. Isu yang berkembang di tengah masyarakat cukup bikin heboh dan menimbulkan banyak kecurigaan.
“Kok jarang banget pulang ya Pak Camat itu? Katanya seminggu cuma pulang sekali doang! Pulangnya cuma hari Jumat sore, terus Minggu malam atau Senin pagi sudah pergi lagi. Berarti lebih banyak tinggal di luar daripada di rumah sendiri.
Jangan-jangan Pak Camat ini beneran mendua hati ya?
Punya tempat tinggal lain atau kesibukan lain yang nggak diketahui orang?”
Begitulah kira-kira suara masyarakat yang mulai bertebaran di warung-warung, pertemuan warga, hingga grup-grup percakapan.
Isu ini makin berkembang dan jadi perbincangan hangat. Banyak yang mulai berspekulasi macam-macam, sampai membuat nama baik Pak Camat sedikit tercoreng karena dugaan-dugaan yang belum tentu benar itu.
Melihat situasi ini, Mentrengnews.com merasa tertarik dan memutuskan untuk melakukan penyelidikan serta investigasi mendalam.
Kami ingin mencari tahu kebenaran yang sebenarnya, menelusuri dari akar ke pokok persoalan.
Kami langsung menemui narasumber utama, yaitu Pak Camat Handoyo Susilo, S.I.P., M.M. sendiri untuk mendapatkan klarifikasi.
Setelah ngobrol panjang lebar dan mendengar penjelasannya, barulah terungkap fakta yang sesungguhnya!
Dugaan masyarakat yang menyangka beliau mendua hati ternyata meleset jauh dari kenyataan.
“Saya paham kalau masyarakat jadi bertanya-tanya, wajar saja memang.
Tapi begini ceritanya Bang, rumah dan keluarga saya memang berdomisili di Bandar Lampung, sedangkan tempat tugas saya ada di Kecamatan Tanjung Sari yang jaraknya cukup jauh.
Kalau setiap hari pulang pergi, itu tidak efisien waktu dan tenaga, serta bisa mengurangi fokus kerja,” ujar Camat yang viralnya mengalahkan artis dangdut ini,
Makanya saya mengatur jadwalnya: pulang ke rumah cuma Jumat sore, berkumpul dengan istri dan anak-anak sampai Minggu malam, lalu Senin pagi-pagi sekali sudah harus kembali ke tempat tugas,” Tutur Handoyo
Selama hari kerja, saya tinggal dan tidur di rumah dinas yang sudah disediakan pemerintah,” jelas Camat viral ini sambil tersenyum.
“Jadi bukan karena saya mendua hati atau ada urusan lain, tapi semata-mata karena tanggung jawab dan tugas pengabdian.
Apalagi saat ini saya sedang bekerja keras mendukung program unggulan Bupati yaitu Program DESA HELAU – yang artinya menjaga keindahan, kebersihan, kenyamanan, keteraturan, serta mengembangkan potensi dan kerajinan masyarakat.
Saya harus ada di lapangan dan memantau langsung pelaksanaannya di seluruh desa se-Kecamatan Tanjung Sari agar program ini berjalan sesuai harapan,” tambahnya.
Nah, begitulah ceritanya! Yang dianggap mendua hati ternyata adalah bentuk dedikasi dan pengorbanan seorang abdi negara. Waktu yang lebih banyak dihabiskan di tempat tugas adalah bukti keseriusannya dalam melayani masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah.
Kini isu yang tadinya heboh berubah menjadi cerita inspiratif. Masyarakat pun akhirnya paham dan justru Kagum serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Camat Handoyo Susilo,
PESAN POSITIF:
Jangan mudah percaya dan menyimpulkan sesuatu sebelum mengetahui fakta sebenarnya.
Di balik kesan yang terlihat dari luar, bisa jadi tersimpan cerita pengabdian dan tanggung jawab yang mulia.
Pengorbanan waktu dan jarak yang dilakukan adalah bentuk nyata dari bakti kepada negara dan masyarakat.
Redaksi Mentrengnews.com
Penulis: Soleh
BERITA AKTUAL | JURNALIS BERKELAS
Menyajikan Berita Inspiratif dan Bernilai Edukatif







