Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Dandim 0307/Tanah Datar Hadiri Rakor Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari oleh Bupati Eka Putra

×

Dandim 0307/Tanah Datar Hadiri Rakor Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari oleh Bupati Eka Putra

Sebarkan artikel ini

BATU SANGKAR  |  Mentrengnews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Tanah Datar. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E., M.M., ini digelar di Gedung Indojolito Batusangkar, pada Kamis (14/5/2026) pagi.

Dalam rakor tersebut, Bupati secara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana untuk wilayah tertentu di Tanah Datar selama 14 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 14 Mei hingga 27 Mei 2026.

Penetapan status tanggap darurat ini diambil menyusul intensitas curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor dipicu akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Padang Ganting, Tanjung Emas, Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Sungai Tarab dan Salimpaung pada 12 Mei 2026 dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB tanggal13 Mei 2026.

Kondisi tersebut dinilai mengancam keselamatan jiwa warga serta merusak infrastruktur vital seperti jalan akses dan jembatan penghubung.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menekankan bahwa penetapan status tanggap darurat bertujuan untuk mempercepat mobilisasi sumber daya, baik personel, logistik, maupun anggaran, dalam penanganan bencana. “Dengan status tanggap darurat, kita memiliki kewenangan lebih fleksibel untuk melakukan evakuasi, distribusi bantuan, dan perbaikan darurat infrastruktur tanpa terhambat birokrasi yang panjang. Keselamatan rakyat adalah prioritas utama,” tegas Bupati Eka Putra.

Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, menyatakan kesiapan penuh jajaran Kodim untuk mendukung instruksi Bupati. Ia memerintahkan seluruh Danramil dan Babinsa di wilayah terdampak untuk segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD, Polri, serta relawan masyarakat.

“TNI AD akan bersinergi total dengan Pemkab Tanah Datar. Kami telah menyiagakan personel dari Koramil-koramil terdekat untuk membantu evakuasi warga, pembersihan material longsor, dan pengamanan titik-titik rawan. Selain itu, dapur umum lapangan akan segera didirikan untuk memastikan kebutuhan pangan para pengungsi dan petugas terpenuhi,” ujar Dandim.

Letkol Inf Pujo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari posko-command center bencana. “Jangan kembali ke rumah jika kondisi masih belum aman. Utamakan keselamatan diri dan keluarga. Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi tanah melalui koordinasi dengan BMKG dan PVMBG,” tambahnya.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta perwakilan instansi vertikal lainnya. Disepakati bahwa selama masa tanggap darurat 14 hari ini, akan dibentuk Posko Induk di Kantor Bupati dan Posko Lapangan di setiap kecamatan terdampak yang beroperasi 24 jam.

Dengan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir dan proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan cepat dan efektif. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *