Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Dukung Solusi Damai, Dandim 0307/TD Dorong Pemda Tanah Datar dan Solok Selesaikan Sengketa Batas Wilayah Lewat Musyawarah

×

Dukung Solusi Damai, Dandim 0307/TD Dorong Pemda Tanah Datar dan Solok Selesaikan Sengketa Batas Wilayah Lewat Musyawarah

Sebarkan artikel ini

Batusangkar  |  MentrengNews. Com Komandan Distrik Militer (Kodim) 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., secara aktif mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar dan Pemkab Solok untuk menyelesaikan sengketa batas wilayah melalui jalur musyawarah mufakat. Langkah ini diambil guna menciptakan kondusifitas dan kelancaran pembangunan markas Yonif TP 951/Pandeka Marapi yang berlokasi di area perbatasan kedua kabupaten tersebut.

Sengketa batas wilayah yang sempat memanas beberapa waktu lalu terkait klaim lahan ulayat di sekitar lokasi pembangunan batalyon baru tersebut, kini mulai menemukan titik terang berkat pendekatan kekeluargaan dan dialog intensif antar-pemimpin daerah. Dandim 0307/TD menekankan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut harus menjadi pemersatu, bukan pemicu konflik horizontal di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi sikap terbuka Bupati Eka Putra (Tanah Datar) dan Bupati Solok yang memilih duduk bersama untuk membahas isu ini. Sebagai aparat kewilayahan, kami akan memfasilitasi dan mengamankan proses musyawarah agar berjalan lancar. Tujuan utamanya adalah memastikan pembangunan Yonif TP 951/Pandeka Marapi dapat terus berlanjut tanpa hambatan sosial,” ujar Letkol Arm Hendriyana.

Dalam beberapa pertemuan terakhir yang difasilitasi oleh unsur Forkopimda dan tokoh adat setempat, kedua belah pihak sepakat untuk mengedepankan data historis dan kesepakatan ninik mamak dalam menentukan garis batas. Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan Luhak Nan Tuo (Tanah Datar) dengan daerah tetangga demi stabilitas keamanan jangka panjang.

“Yonif TP 951/Pandeka Marapi adalah aset negara yang dibangun untuk melindungi rakyat. Kita tidak boleh membiarkan perbedaan administratif mengganggu misi mulia ini. Melalui musyawarah, kita tunjukkan bahwa orang Minang mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang beradab dan bermartabat,” tambahnya.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E., M.M., sebelumnya juga telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan sengketa ini secara damai. Ia berterima kasih kepada Kodim 0307/TD yang selalu memberikan pendampingan dan saran strategis dalam setiap tahapan negosiasi.

Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan Yonif TP 951/Pandeka Marapi terpantau aman dan kondusif. Para pekerja konstruksi dan prajurit TNI dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang sambil menunggu hasil final dari tim verifikasi batas wilayah kedua kabupaten.

Dengan dukungan penuh dari Dandim 0307/TD, diharapkan sengketa batas wilayah ini dapat segera tuntas, sehingga Yonif TP 951/Pandeka Marapi dapat beroperasi secara maksimal dalam mendukung pembangunan daerah dan ketahanan pangan di Sumatera Barat. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *