Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, UIN Mahmud Yunus Batusangkar Teguhkan Semangat Pengabdian dan Persatuan

×

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, UIN Mahmud Yunus Batusangkar Teguhkan Semangat Pengabdian dan Persatuan

Sebarkan artikel ini

Batusangkar  |  MentrengNews. Com – Merah Putih kembali berkibar penuh khidmat di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Sivitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui upacara bendera yang digelar di halaman depan Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Kampus II, senin (17/8/2026).

Mengusung tema kemerdekaan “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat, tertib, dan semarak. Momentum nasional tersebut tidak hanya menjadi seremoni memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh warga kampus tentang tanggung jawab perguruan tinggi dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, pengabdian, dan pembentukan generasi bangsa.

Nuansa kebangsaan semakin terasa ketika para peserta upacara mengenakan pakaian adat dan busana tradisional Nusantara. Keragaman busana yang ditampilkan menjadi gambaran nyata bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang menyatukan Indonesia. Di tengah keberagaman tersebut, seluruh sivitas akademika berdiri dalam satu barisan, mengibarkan semangat yang sama: Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D., membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa kemerdekaan yang telah memasuki usia 81 tahun merupakan buah dari perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Kemerdekaan tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui pengorbanan, darah, air mata, keberanian, persatuan, dan doa para pejuang.

Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui cara yang sesuai dengan tantangan zaman.

Kemerdekaan harus diisi dengan ilmu pengetahuan, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian. Bagi perguruan tinggi, pesan tersebut memiliki makna strategis karena kampus merupakan salah satu ruang utama untuk menyiapkan generasi yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya bertanggung jawab mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, moral, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Amanat Menteri Agama juga memberikan perhatian terhadap capaian kerukunan umat beragama di Indonesia. Kerukunan menjadi salah satu modal sosial yang harus terus dirawat karena kemajuan bangsa tidak mungkin dibangun tanpa persatuan dan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Dalam konteks perguruan tinggi, semangat tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan sivitas akademika yang berasal dari berbagai latar belakang. Kampus harus menjadi ruang pembelajaran tentang bagaimana perbedaan dikelola menjadi kekuatan untuk membangun bangsa.

Karena itu, peringatan HUT ke-81 RI di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini merawat Indonesia untuk masa depan.

Salah satu pesan penting dalam amanat Menteri Agama adalah tantangan baru yang dihadapi bangsa di tengah perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan era post-truth.

Kemajuan teknologi memberikan peluang besar bagi pendidikan, penelitian, pelayanan publik, dan pengembangan masyarakat. Namun, kemajuan tersebut harus berjalan bersama dengan kemanusiaan, kebijaksanaan, integritas, dan akhlak.

Sivitas akademika diingatkan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital dan keagamaan yang kuat. Teknologi harus dimanfaatkan untuk menyebarkan ilmu, memperkuat persatuan, dan memberikan kemaslahatan, bukan menjadi sarana penyebaran kebencian, fitnah, maupun informasi yang tidak benar.

Pesan ini sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi Islam dalam menghadapi transformasi digital. Kecerdasan teknologi harus berjalan beriringan dengan kecerdasan moral.

Bagi keluarga besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui tugas dan profesi masing-masing.

Dosen terus mengembangkan ilmu dan mendidik generasi bangsa. Tenaga kependidikan memberikan pelayanan terbaik. Mahasiswa menyiapkan diri menjadi generasi penerus. Sementara seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika bergerak bersama memperkuat kelembagaan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kibaran Merah Putih di Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjadi simbol bahwa kemerdekaan harus terus dihidupkan melalui persatuan, ilmu pengetahuan, profesionalisme, akhlak, dan pengabdian. Sebab, kemerdekaan bukan hanya warisan yang harus dikenang, tetapi amanah yang harus diisi. Dan dari kampus, perjuangan itu dilanjutkan melalui ilmu, karakter, karya, dan pengabdian untuk Indonesia. (hospiburda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *