Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

GSMS Bidang Kebudayaan Disdikbud Tanah Datar Gali Potensi Seni

×

GSMS Bidang Kebudayaan Disdikbud Tanah Datar Gali Potensi Seni

Sebarkan artikel ini

Mentreng.Com  |  Tanah Datar – Gerakan Seniman Masuk Sekolah ( GSMS), di Kabupaten Tanah Datar  berjalan lancar dan mendapat apresiasi positif dari semua kalangan Pencinta Seni Tradisional sekolah, termasuk para wali murid.

SDN 02 Labuah, Lima Kaum adalah salah satu penerima Bantuan Pemerintah Bidang Kebudayaan Kemdikbud bersama puluhan  SD dan SLTP di Tanah Datar Tahun 2021.

Kegiatan GSMS ini telah berlangsung sejak Agustus lalu dan  direncanakan akan berakhir di November 2021. Kegiatannya berlangsung di sekolah-sekolah penerima bantuan dimulai dari pencarian bakat dan minat siswa, melatih siswa hingga penampilan hasil karya seni yang berbeda di tiap sekolah penerima bantuan ,yaitu ada yang  berupa tari, memainkan alat musik, melukis, randai, dan pertunjukan seni kolaborasi dari tari,musik dan teater.

Di SDN 02 Labuahan latihan juga berlangsung lancar dan dapat apresiasi positif  dari  para wali murid dan Pemerintahan nagari Labuah.

Antusias ini terlihat ketika diadakkan pagelaran seni tersebut di SDN 02 Labuah, Lima Kaum Tanah Datar,Sumatera Barat.
Jelas sekali terlihat,banyak sekali penonton yang hadir.
Mereka itu tidak saja  dari wali murid tetapi  Wali Nagari Labuah EN.KH Muncak Rajo dari Pemerintahan Nagari  juga hadir

“Saya sangat terharu saat menyaksikan permainan murid SD yang bertajuk Manyilau Kandang ini”,demikian Wali Nagari berkomentar.

Kepala Sekolah  beserta semua guru di sekolah tersebut sangat bangga dengan kolaborasi sekolah dengan materi Adat  “Baralek Gadang Manyilau Kandang” yang dikemas apik dan menyentuh oleh seniman bernama Momo Jebolan  ISI Padang Panjang.

“Berkat GSMS ini  sekarang SDN 02  Labuah telah memproklamirkan Sanggar Sekolah SDN 02 Labuah dengan nama Sangar Seni Sekolah Pucuak Nan Kambang SDN 02 Labuah”
Demikan Kepala SDN 02  Labuah Mittiarni,S..P.MM menjelaskan di sela pagelaran berlagsung.

Ketika ditanya tentang dampak dari GSMS ini bagi  sekolah, Mittiarni,S.Pd.MM mengemukakan bahwa  GSMS  ini sangat berarti sekali bagi warga  Sekolah Dasar yang selama ini telah memiliki bebagai macam alat musik, baik modern maupun tradisional, namun belum memiliki guru latih khusus bidang keseniann, sebab di SD yang ada hanya Spesialis Guru Kelas, Guru Olah Raga dan Guru Agama.

Sehingga pengoptimalan penggunaan alat musik yang telah ada belum bisa dilakukan

Tetapi  dengan adanya GSMS ini maka persoalan penggalian bakat dan minat siswa dibidang seni telah dapat di asah dan di latih melalui pembinaan yang terprogram.

Program   Kementerian Pendidikan dan Kebuayaan yang diteruskan ke sekolah – sekolah  tingkat Dasar  di Indonesia Tahun  2021 ini berlanngsung selama enam belas  kali pertemuan yang di  kelola langsung oleh Kemdikud  melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/ Kota.

Untuk tenaga Pelatih  Dinas Dikbud Tanah Datar memberikan kesempatan kepada Seniman  yang ada di Tanah Datar sesuai keahlian, di sekolah para seniman dibantu  oleh Asisten Seniman yang berasal dari guru dari sekolah  tersebut.

Akhir dari kegiatan  GSMS ini  nantinya adalah seebuah pagelaran Seni yang akan  diapresiasi oleh Dinas Pendidikan dan  Kebudayaan Kabupaten  untuk  diteruskan ke Kemdikbud di  Jakarta akhir Oktober ini.

Semoga GSMS Tahun 2021 menjadi pengabdian dan  prestasi tertinggi  para seniman Tanah Datar di sekolah- sekolah selama pandemi covid- 19.(MIT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *