Mentreng.com | Kota Solok — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota solok, H. Mustafa, di dampingi Kasubbag TU, H. Adrinoviyan dan Kasi Pendidikan Madrasah, Muhibbut Tibri, memberikan pembinaan kepada Guru dan Pegawai TU MAN Kota Solok, dilaksanakan di ruangan Guru MAN Kota Solok. Senin (22/05)
Kegiatan pembinaan ini bertujuan menjalin silaturrahim dalam rangka penguatan-penguatan pelaksanaan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dilaksanakan secara tulus dan iklas. Ucapan terima kasih kepada jajaran ASN dan Pegawai MAN Kota solok yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada Wakil Walikota Solok pada saat menjadi Inspektur Upacara. Semoga pelayanan yang diberikan bisa menjadi nilai tambah bagi Kemenag dalam meningkatkan hubungan dengan Pemda Kota Solok.
“Kepala Sekolah, Pendidik dan pegawai TU merupakan Partnership yang tidak bisa diabaikan Kementerian Agama. Kesuksesan dalam pelaksanaan tugas tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri, kita harus membina Timework dalam mewujudkan semua misi dan visi kementerian Agama serta visi misi MAN Kota Solok, laksanakan kegiatan yang bisa mendukung visi dan misi tersebut”ujar H. Mustafa.
Sistem kepemimpinan tidak bergantung kepada pribadi-pribadi, tapi bergantung kepada system, kalau system sudah terbangun, siapapun pimpinannya maka semuanya akan berjalan sesuai dengan prosedurnya. Konsen kepada pendidikan dan konsen dalam pembangunan bidang keagamaan yang merupakan salah satu tugas Kementerian Agama.
Bagi pendidk harus meguasai empat kompetensi yaitu, Kompetensi kepribadian, Kompetensi Padagogik, Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Profesional. Empat Kompetensi guru perlu dipahami dan dihayati bagi setiap guru dan calon guru, dengan menguasai empat kompetensi maka guru dapat melakukan hal yang semsestinya dilakukan guru yang tentunya sangat di butuhkan peserta didik
Saat ini sedang bumingnya Kurikulum Merdeka, dalam kurikulum merdeka ada yang dinamakan guru penggerak. Tugas guru penggerak memantau, mendeteksi, mendiaknosa, kebutuhan, bakat minat peserta didik dan layanan diarahkan kepada kebutuhan peserta didik.
Sebagi Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama, apapun kebijakan dikeluarkan Kementerian Agama, mari kita laksanakan dengan baik. Tahun 2022 ada tujuh program prioritas Kementerian Agama, sedangkan Tahun 2023, ada Sembilan program priortas. Saat ini yang harus kita sukseskan adalah Moderasi Beragama yang dicetuskan Menteri Agama namun seluruh Kementerian dan 34 Lembaga , wajib mensukseskan kegiatan Moderasi Beragama.
Terakhir pesan KaKankemenag yang diambil dari senior senior dengan fatwanya, Bila pimpinan memberikan amanah, jangan pernah di tolak, sekali di tolak, tidak akan pernah lagi mendapat kesempatan.mari ambil hikmah dari nasehat tersebut. Amanah adalah sesuatu hal yang harus ditunaikan.(helda)








