Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Inspirasi Babinsa Koramil 01/PP Budidaya Jamur Tiram Sebagai Usaha Rumahan

×

Inspirasi Babinsa Koramil 01/PP Budidaya Jamur Tiram Sebagai Usaha Rumahan

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Padang Panjang – Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, berbagai upaya usaha dapat dilakukan untuk menambah penghasilan ekonomi, seperti halnya yang dilakukan Sertu Musliadi Babinsa Koramil 01/Padang Panjang Kodim 0307/Tanah Datar melaksanakan pengecekan perkembangan budidaya jamur tiram, dalam minggu pertama untuk perkembangan jamur tiram sudah mulai tumbuh dan menghasilkan benih yang keluar dari kantong – kantong, sehingga perlu adanya perawatan extra untuk menghindari dari adanya serangga yang dapat membuat jamur tersebut rusak.

Kegiatan tersebut di Kelurahan Bukit Surungan Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang, Sabtu (29/01/2022).

Terinspirasi dari banyaknya kebutuhan pasar dan masyarakat yang memerlukan jamur tiram, bahkan terkadang sampai kekurangan dengan berbekal ilmu yang dimiliki yang didapat dari warga binaan memanfaatkan lahan kosong yang ada di samping rumahnya Sertu Musliadi memulai usaha sampingannya sejak bulan November 2020 sampai dengan sekarang.

Dengan budidaya jamur tiram yang sudah berjalan tiga bulan tersebut, kini setiap harinya dapat menghasilkan income untuk membantu kebutuhan sehari hari dan hingga saat ini sudah menuai hasil yang cukup menjanjikan. Selain dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, juga bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat yang membutuhkanya.

Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Wisyudha Utama melalui Danramil 01/Padang Panjang Kapten Inf Rudi Saragih mengatakan, Cara budidaya jamur tiram yang paling penting yaitu dengan mengetahui syarat tumbuh jamur tiram. Dengan mengetahui syarat tumbuh jamur tiram, maka jamur tiram akan tumbuh dengan maksimal, jelasnya.

“Syarat tumbuh yang harus diperhatikan diantaranya tingkat Derajat Keasaman (pH) yang mendekati normal yaitu 6,8–7,0, Temperatur suhu antara 28–30º C, Kelembaban Udara sekitar 50–60 %, kemudian Cahaya matahari kita usahakan tidak langsung mengenai jamur tiram serta ketersediaan udara/Ogsigen yang cukup agar jamur dapat tumbuh dengan optimal,” tambahnya.

Dengan usaha baru yang dilakukan saat ini Danramil berharap dapat menjadi contoh bagi masyarakat di wilayahnya.

“Saya berharap dengan usaha seperti jamur tiram ini ekonomi akibat pandemi Covid-19 bisa berkurang, “pungkas Danramil. (Pendim TD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *