Mentreng.com | Kota Solok – Bertempat di Ruangan Belajar Ponpes Al Mumtaz, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Afrizal di damping Kepala Seksi Pondok Pesantren H. Amril beserta Pimpinan Ponpes Al Mumtaz Ustad Zulbadri, menerima kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Jody Joinaldy didampingi Walikota Solok, Zul Elfian Umar. Rabu (19/10).
GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.
Ada tujuh langkah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yaitu, Meningkatkan aktivitas fisik, Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi, Peningkatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit, Peningkatan Kualitas Lingkungan, Peningkatan Edukasi Hidup Sehat, serta Konsumsi Sayur dan Buah.
Kedatangan Wakil Gubernur dalam rangka Aksi Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dengan cara menyemarakkan makan sayur dan buah di lingkungan Pondok Pesantren Al Mumtaz Kota Solok.
Kegiatan diawali dengan senam bersama santri Ponpes Al Mumtaz yang dipandu Dinas Kesehatan Provinsi dilanjutkan dengan Penyuluhan kesehatan dari Dinas Provinsi yang diwakili dr. Eka dan Penyuluhan mengenai Gerakan Masyarakat (Germas) dari Puskesman Nan Balimo Dinas Kesehatan Kota Solok, dengan nara sumber dr. Wulan.
Walikota Solok Zul Elfian menyampaikan, Imam dan Taqwa, Sehat dan Rizki yang berkah merupakan cerminan hidup sehat, apapun yang kita lakukan yang utama adalah sehat, “Maka gerakan hidup sehat ini mari kita dukung secara bersama-sama yang dimulai dari pribadi, keluarga, dan masyarakat,”ungkapnya.
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada santri dimana para santri sudah memulai menyadari akan pentingnya gerakan hidup sehat, yang mana ini menjadi pondasi yang paling utama bagi para santri sekalian didalam menapaki kehidupan berikutnya.
Selanjutnya Wakil Gubernur juga menyampaikan kepada santri wanita, agar selalu beraktifitas, jangan hanya berdiam diri dirumah, jadilah wanita yang mandiri dan bisa berusaha sendiri. “Dengan memakan sayur dan buah bagi santri ponpes bisa menciptakan santri yang berkualitas dan sehat, wanita tidak boleh lemah dari lelaki, kesetaraan genjer perlu dilaksanakan,”pesannya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Afrizal menghimbau, agar santri yang berada di Lingkungan Pondok Pesantren selalu mendapatkan menu yang sehat dan seimbang dari pengasuh santri di Ponpes, Didalam Al Qur an tidak kurang dinyatakan bagaimana kita harus memakan makanan yang halal dan thoyib. Tujuannya agar masyarakat tidak mudah terkena penyakit sehingga tercipta masyarakat yang sehat.
Pimpinan Pondok Pesantren, Ustad Zulbadri mengatakan, Alasan memilih Ponpes dalam menggalakkkan makan buah dan sayur terkait dengan Program Kementerian Kesehatan , melalui santri-santri ini gerakan masyarakat bersih dan sehat bisa digalakkan ke masyarakat luas.
Sebab Ponpes punya pengaruh yang kuat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. “Mereka sebagai agen pengubah atau pembaru kehidupan yang lebih sehat di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan memakan buah para santri dengan tamu undangan. Tampak hadir, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Walikota Solok, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Kepala Seksi PD Pontren, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Kepala Dinas Pendidikan, Camat, Lurah, Pimpinan Pondok Pesantren, dan Panitia Pelaksana. (helda)








