Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Kebangkitan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia Diharap Mampu Menjawab Keruntuhan Moral, Etika dan Akhlak Warga Bangsa Indonesia

×

Kebangkitan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia Diharap Mampu Menjawab Keruntuhan Moral, Etika dan Akhlak Warga Bangsa Indonesia

Sebarkan artikel ini

Oleh : Jacob Ereste

 

Jakarta – Keyakinan terhadap nilai-nilai spiritual untuk membangun bangsa dan negara, laku spiritual menjadi unggulan sebagai landasan pijak untuk sikap dan sifat kejujuran, kesederhanaan, keikhlasan dan kemanusiaan dengan fitrah bawaan sebagai khalifatullah di muka bumi.

Selebihnya upaya untuk membangun kesasaran kebangkitan spiritual bagi bangsa dan negara Indonesia dapat diperkuat dengan sikap mau berbagi, tolong menolong dan rasa kepedulian sesama makhluk hidup serta alam lingkunggan demi masa depan bersama.

Karenanya, agama langit yang selalu menjadi acuan harus dipahami bahwa rachmatan lil alamin itu ialah rachmat dan kesejahteraan bagi seluruh jagat raya dan seisinya. Termasuk hewan, tumbuh-tumbuhan dan jin serta yang utama adalah manusia tanpa kecuali. Artinya, wajib untuk memperhatikan relasi lintas agama yang relevan dibangun serta dipelihara demi dan untuk tatanan hidup harmoni yang meliputi seluruh jagat raya dengan kelestarian dalam semua aspek kehidupan.

Nabi Muhammad SAW menjadi utusan Allah SWT di bumi sebagai rachmat bagi alam raya dan seluruh makhluk dan seisinya. (QS. AL-Anbiya 107). Islam pun sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia. Karena setiap Muslim wajib untuk saling menghargai dan memuliakan manusia, tanpa kecuali. Perintah ini tersirat dalam Surat Al-Isra (ayat 70) yang menyatakan bahwa “Sesungguhnya kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan kami angkut mereka di darat maupun di laut. Dan kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka diatas banyak makhluk yang kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna”. Jadi jelas manusia adalah makhluk yang paling mulia dan sempurna sebagai ciptaan Tahun. Maka itu, makna rachmatan itu sendiri bisa dipahami sebagai kelembutan yang berpadu dengan rasa kasih dan sayang. Sehingga para Nabi yang diutus oleh Allah SWT sungguh ingin memberi kasih sayang kepada seluruh manusia. Dan manusia yang beriman akan mendapatkan sepenuhnya manfaat bagi dirinya di dunia maupun di akherat. Maka itu, sikap dan sifat

“Tidaklah Kami mengutusmu, wahai Muhammad dengan membawa hukum-hukum syariat, melainkan sebagai rachmat bagi seluruh manusia tanpa ada keadaan atau alasan khusus yang menjadi pengecualian. Satu-satunya alasan Kami mengutusmu adalah sebagai rachmat yang luas. Karena Kami mengutusmu dengan membawa sesuatu yang menjadi sebab kebahagiaan di akhirat”.

Tafsir ayat diatas jelas dimaksudkan bagi seluruh manusia — tanpa kecuali — baik yang mukmin maupun yang kafir. Hanya saja masalahnya, siapa yang dapat menerima dan memanfaatkan kebaikan Tuhan dan kecintaan para Nabi yang menebar cinta kasih hingga kemudian dilanjutkan oleh para Waliyullah — khusus yang tak dimiliki bangsa-bangsa lain di dunia — kecuali Indinesia.

Inilah satu diantaranya yang dapat menjadi pegangan pokok bagi laku spiritual yang digagas GMRI bagi segenap warga bangsa Indonesia guna membangun peradaban dunia yang baru guna membangun masa depan manusia di muka bumi.

Basis nilai-nilai spiritual yang akan menjadi landasan berbangsa dan bernegara untuk membimbing segenap anak bangsa Ibdonesia menuju keyayaan suku bangsa Nusantara yang telah berhimpun dalam NKRI. Karena itu untuk membangun kesadaran kebangkitan spititual bangsa Indonesis dalam tata kelola semua aspek kehidupan termasuk bernegara sudah semakin mendesak. Tak lagi dapat ditunda-tunda agar mampu menjawab semua sengkarut bangsa dan negara kita yang bermasalah pada tatanan moral, etika dan akhlak, bukan masalah kecerdasan, kepintaran maupun keahlian. Jadi kebangkitan kesadaran spiritual segenap warga bangsa Indonesia juga diharap mampu menjawab keruntuhan moral, etika dan akhlak warga bangsa Indonesia yang ambruk.**

Jakarta, 20 Oktober 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *