Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

KELUARGA KORBAN ASUSILA MERINTIH, VISUM DI RSUD BOB BAZAR SEOLAH TERSANDERA, KUPT PPA KECAMATAN KALIANDA KECEWA BERAT!

×

KELUARGA KORBAN ASUSILA MERINTIH, VISUM DI RSUD BOB BAZAR SEOLAH TERSANDERA, KUPT PPA KECAMATAN KALIANDA KECEWA BERAT!

Sebarkan artikel ini

KALIANDA, LAMPUNG SELATAN  |  
mentrengnews.com – 18 APRIL 2026 Keadilan seolah tertahan dan terbelenggu di gerbang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda. Kasus tindak pidana pencabulan atau asusila yang menimpa seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Palas, kini memakan korban baru yakni rasa frustrasi dan keputusasaan keluarga akibat lambatnya penerbitan dokumen visum.

Sudah satu bulan lamanya berlalu, namun berkas bukti medis yang sangat krusial itu hingga saat ini belum kunjung selesai dan diserahkan kepada pihak keluarga maupun penegak hukum. Keadaan ini tentu sangat menyiksa, karena tanpa visum tersebut, proses hukum tidak bisa berjalan dan pelaku kejahatan seolah dibiarkan bebas sementara waktu.

KUPT PPA ACAM SUYANA: KECEWA BERAT, PROSEDUR 14 HARI TAPI 1 BULAN BELUM SELESAI!

Merespons keterlambatan yang sangat tidak wajar ini, Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Pelayanan Penyuluhan dan Bantuan Hukum (PPA) Kecamatan Kalianda, Bapak Acam Suyana, menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam dan sikap protes keras.

Dengan nada tegas dan penuh penekanan, ia menyoroti kinerja oknum dokter di RSUD Bob Bazar yang dinilai sangat lambat dan tidak bertanggung jawab.

“Kami menyatakan kecewa berat atas kinerja yang sangat memprihatinkan ini. Secara prosedur dan aturan yang berlaku, pembuatan visum itu standarnya hanya 14 hari kerja sejak permohonan diajukan. Seharusnya sudah selesai, sudah ditangan, dan sudah bisa digunakan keluarga untuk melanjutkan proses hukum agar korban mendapatkan keadilan yang layak,” tegas Acam Suyana dengan nada tinggi.

“Tapi faktanya? Sudah satu bulan lebih berlalu, belum ada kejelasan. Padahal ini menyangkut nasib anak di bawah umur, menyangkut rasa keadilan masyarakat. Kenapa harus se-lambat ini? Apa yang sebenarnya sedang dipermainkan di sana?” tanyanya dengan nada menuntut jawaban yang jelas.

Lebih jauh ia menegaskan, visum adalah bukti utama yang harus segera diterbitkan agar Aparat Penegak Hukum (APH) bisa bertindak cepat memproses pelaku. Keterlambatan ini dinilai sangat merugikan korban dan seolah membiarkan kejahatan terus terjadi tanpa solusi.

🔥 PUBLIK MENGAMUK: INTEGRITAS RUSAK, SIBUK KLAIFIKASI TAPI KERJA TIDAK JELAS!

Kinerja RSUD Bob Bazar yang aneh dan tidak masuk akal ini pun memicu kemarahan besar di tengah masyarakat dan para tokoh masyarakat yang memperhatikan kasus ini.

Sangat disayangkan, alih-alih fokus mempercepat pekerjaan dan menyelesaikan tugas pelayanan publik yang tertunda, institusi kesehatan ini justru terlihat sibuk mengundang awak media dan melakukan klarifikasi di depan kamera seolah-olah mereka adalah pihak yang paling benar dan tak merasa bersalah.

“Ini sungguh sangat ironi dan memalukan. Masalah utama adalah visum yang lambat dan tidak kunjung selesai, itu yang harus diselesaikan dulu! Bukan malah sibuk pamer kesana-sini, sibuk klarifikasi, sibuk cari pencitraan, tapi pekerjaan pokoknya berantakan,” cetus seorang tokoh masyarakat dengan nada geram.

Pertanyaan besar pun kini bergelayut kuat di benak publik:
“Apakah manajemen dan seluruh jajaran di RSUD Bob Bazar Kalianda ini sudah kehilangan rasa malu dan integritasnya?

Kenapa pelayanan kepada korban kejahatan diperlambat, tapi urusan pencitraan dan membela diri justru dikerjakan dengan sangat cepat? Apakah ada kepentingan lain di balik keterlambatan penerbitan visum yang sangat krusial ini?”

⚖️ KELUARGA KORBAN TERSANDERA

Sungguh sangat menyedihkan melihat nasib keluarga korban yang saat ini hanya bisa merintih dan menunggu dengan sabar namun tak kunjung ada hasil. Mereka merasa hak anak korban untuk mendapatkan keadilan seolah “disandera” oleh birokrasi yang lambat dan tidak berpihak pada korban.

Mentrengnews.com bersama masyarakat menuntut penjelasan rasional dari Direktur RSUD Bob Bazar.
Mana janji pelayanan prima? Mana komitmen melindungi korban?

Hentikan permainan lambat-melambatkan! Selesaikan visum itu SEKARANG juga! Berikan hak hukum bagi anak korban agar pelaku segera diadili! 🔥⚖️🚫

Redaksi Mentrengnews.com
Penulis : Sholeh MTV
Media Berintegritas, Aktual, dan Tajam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *