RAJABASA, Lampung Selatan | Mentrengnews.com – 26 Mei 2026, Polemik yang sempat muncul di lingkungan SMAN 1 Rajabasa akhirnya berhasil diselesaikan secara damai. Kesalahpahaman yang terjadi antara Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah dan Komite Sekolah disebut murni akibat kurangnya komunikasi pada masa awal kepemimpinan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ibu KIS selaku PLT Kepala Sekolah SMAN 1 Rajabasa saat memberikan keterangan kepada media. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat mengabaikan atau tidak menghormati keberadaan Komite Sekolah.
“Bukan tidak menghormati keberadaan Komite Sekolah, bukan pula tidak ingin bersinergi atau berkolaborasi. Semua ini terjadi karena saya masih dalam tahap penyesuaian diri setelah baru diangkat menjadi PLT Kepala Sekolah,” ujar Ibu KIS.
Ia juga menjelaskan bahwa situasi semakin sulit karena pada waktu yang bersamaan dirinya tengah menghadapi musibah keluarga. Saat isu tersebut mulai berkembang di publik, ia sedang berada di Yogyakarta untuk melayat paman yang meninggal dunia.
“Rasa bingung dan keterbatasan waktu berkomunikasi semakin terasa karena saya sedang berduka. Ketika berita itu beredar, posisi saya masih berada di Yogyakarta sehingga komunikasi tidak berjalan maksimal,” tambahnya.
Menurutnya, sebelum polemik mencuat sebenarnya telah ada rencana untuk mengundang seluruh pengurus Komite Sekolah dalam sebuah pertemuan resmi guna membahas koordinasi dan program kerja sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 3 bulan depan.
Pertemuan klarifikasi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu turut dihadiri Camat Rajabasa, Firdaus S.E., M.M. Dalam pertemuan tersebut hadir pula Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Komite Sekolah.
Kedua belah pihak sepakat bahwa persoalan yang terjadi hanyalah kesalahpahaman akibat kurangnya komunikasi dan belum terjalinnya hubungan yang intens sejak awal.
“Kami sangat menghormati dan mengakui keberadaan Komite Sekolah. Mereka adalah bagian penting dalam kemajuan sekolah ini,” tegas Ibu KIS di hadapan para peserta pertemuan.
Meski persoalan tersebut terjadi karena miskomunikasi, Ibu KIS tetap menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen sekolah, Komite Sekolah, dan masyarakat yang merasa terganggu dengan situasi yang sempat berkembang.
“Sebagai manusia biasa, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Ke depan mari kita bersinergi, berkolaborasi, dan bekerja sama demi meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi SMAN 1 Rajabasa,” pungkasnya.
Kini suasana di SMAN 1 Rajabasa telah kembali kondusif. Kesalahpahaman yang sempat terjadi berhasil diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik merupakan kunci utama dalam membangun keharmonisan dan kemajuan dunia pendidikan.
Redaksi Mentrengnews.com
Mengutamakan Fakta, menyuarakan suara masyarakat
Penulis : Sholeh MTV








