Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Kuatkan Karakter dan Digitalisasi, Kemenag Sumbar Luncurkan Program Inovasi Madrasah di Solok

×

Kuatkan Karakter dan Digitalisasi, Kemenag Sumbar Luncurkan Program Inovasi Madrasah di Solok

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com — Sebanyak 16 orang tim yang terdiri dari guru dan pegawai MTsN Kota Solok menghadiri rangkaian kegiatan strategis pendidikan di Aula MAN Kota Solok, Rabu (22/7/2026).

Agenda utama kegiatan ini meliputi evaluasi dan penguatan pendidikan madrasah, pengukuhan Tim Pengembangan Kurikulum, deklarasi komitmen bersama anti-kekerasan dan bullying, serta peluncuran sejumlah program inovasi madrasah.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa*, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Tan Rusli.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Amril, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh pejabat, pengawas, Kepala KUA, Kepala Madrasah (MAN, MTsN, MIN, dan RA), serta para pendidik perwakilan satuan kerja se-Kota Solok.

“Seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Solok siap melangkah lebih maju dalam mewujudkan generasi emas masa depan. Kami berkomitmen menyelaraskan pendidikan madrasah dengan pesatnya perkembangan teknologi,” tegas Amril.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Mustafa menekankan pentingnya perhatian ekstra terhadap perilaku dan pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pembelajaran di madrasah harus mampu melahirkan siswa yang kokoh keimanannya, kaya akan ilmu, serta siap bersaing sesuai dinamika zaman.
Ia menambahkan, ada tiga aspek utama yang harus disiapkan untuk proyeksi masa depan murid: Karakter (moral, kinerja, dan kolaborasi), Kompetensi, Literasi

“Solidaritas dan sinergi antarinstansi yang kuat juga menjadi kunci utama dalam melahirkan berbagai prestasi mendunia dari Kota Solok,” ujarnya.

Pada sesi materi, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Tan Rusli, menyoroti pentingnya kebijakan dalam beraktivitas di dunia digital. Selain penguatan literasi digital, ia membakar semangat dan motivasi para guru melalui perkenalan paradigma Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Melalui pendekatan KBC, para pendidik diajak untuk melakukan pergeseran paradigma mengajar—dari yang sekadar mentransfer pengetahuan menjadi lebih berfokus pada transfer nilai-nilai kebaikan (transfer of values).
Dengan integrasi penguatan karakter, keterbukaan teknologi, dan lingkungan belajar yang ramah tanpa kekerasan, madrasah di Kota Solok optimistis mampu mencetak generasi unggul yang siap menjawab berbagai tantangan di era digital.

Menanggapi seluruh arahan dan program yang diluncurkan, Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, menyatakan kesiapan penuh lembaganya untuk mengimplementasikan hasil dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus bahan evaluasi besar bagi kami di MTsN Kota Solok. Kami berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti deklarasi anti-kekerasan ini serta menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata. Kehadiran 16 perwakilan guru dan pegawai kami hari ini adalah bentuk kesiapan tim untuk membawa perubahan positif dan mewujudkan madrasah yang aman, ramah anak, serta unggul di era digital,” ungkap Defit Arison.

Dengan integrasi penguatan karakter, keterbukaan teknologi, lingkungan belajar yang bebas bullying, dan komitmen dari tiap satuan kerja, madrasah di Kota Solok optimistis mampu mencetak generasi emas yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.(helda/yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *