Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Membumikan Al-Qur’an, 29 Santri MDTA Masjid Nurul Ilmi Simpang Rumbio Ikuti Prosesi Khatam

×

Membumikan Al-Qur’an, 29 Santri MDTA Masjid Nurul Ilmi Simpang Rumbio Ikuti Prosesi Khatam

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com – Masjid Nurul Ilmi Simpang Rumbio menggelar acara Khatam Al-Qur’an sebagai wujud nyata dalam membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an di tengah masyarakat. Kegiatan rutin tahunan Madarasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) ini meluluskan sebanyak 29 orang santri yang siap melangkah ke jenjang pemahaman agama yang lebih dalam, Minggu (07/06/26)
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Solok, unsur Muspika (Camat hingga Lurah), RW, RT, ninik mamak, bundo kandung, serta tokoh masyarakat setempat.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amri, S.Ag., MM., Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren), Fauzi, S.Sos.I., MH., menyampaikan empat pesan krusial bagi para santri yang telah khatam:

• 1. Kuatkan Keimanan: Tantangan zaman bagi generasi muda saat ini sangat berat, benteng keimanan adalah perisai utama.
• 2. Perbaiki Akhlak: Seseorang yang memahami Al-Qur’an wajib mencerminkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
• 3. Benar dalam Pengamalan: Apa yang telah dipelajari selama di MDTA harus dipraktikkan dengan benar di tengah masyarakat.
• 4. Ilmu yang Bermanfaat: Ilmu agama yang diamalkan akan membawa kesejukan serta kedamaian di lingkungan keluarga.

“Persoalan hari ini adalah dekadensi moral yang terkikis oleh arus media. Sudah saatnya kita kembali ke sumber agama kita yang mendatangkan keberkahan,” tegas Fauzi.

Wali Kota Solok, H. Ramadhani irana Putra, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Program Khatam Al-Qur’an dinilai sangat selaras dengan visi dan misi Kota Solok dalam bidang keagamaan, yaitu mewujudkan Solok Kota Madani yang Menjadi Serambi Madinah.

Namun, Wali Kota juga memberikan catatan penting mengenai pola asuh anak di era digital:
• Keterbatasan Waktu di MDTA: Anak-anak hanya belajar di MDTA selama kurang lebih 2 jam. Sisa waktu terbesar mereka dihabiskan di rumah.
• Peran Vital Orang Tua: Pengawasan orang tua saat ini sangat dituntut karena angka kenakalan remaja kian meningkat akibat kurangnya kontrol di rumah. Fenomena menyimpang seperti LGBT sudah berada di tahap yang mengkhawatirkan.
• Sinergi Bersama: Dibutuhkan kekompakan dari seluruh elemen masyarakat untuk membentengi generasi muda.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Mukhlis, melaporkan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin tahunan di MDTA Masjid Nurul Ilmi. Pada tahun ini, sebanyak 29 santri berhasil menyelesaikan khatamnya berkat motivasi kuat dan kerja sama yang solid antara masyarakat dan orang tua murid.

Senada dengan itu, Ketua Pengurus Masjid Nurul Ilmi, H. Burhan Lubis, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap program-program pendidikan yang dijalankan oleh MDTA. Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Wali Kota Solok serta seluruh unsur pemangku kepentingan yang telah menyempatkan hadir menyukseskan acara ini.(helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *