Kota Solok | MentrengNews. Com — Suasana syahdu menyelimuti lingkungan MAN Kota Solok setiap Jumat pagi. Sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema dari ruang-ruang kelas tahfidz, menandai dilaksanakannya kegiatan Pembiasaan Tahfiz Al-Qur’an sebelum proses belajar mengajar dimulai.
Program rutin ini merupakan salah satu langkah strategis dan program unggulan madrasah dalam memperkuat pembentukan karakter religius seluruh peserta didik. Tidak hanya diikuti oleh para siswa, seluruh jajaran guru pun turut mendampingi dan terlibat aktif dalam kegiatan perbanyakan hafalan ini.
Kepala MAN Kota Solok, H. Maidison, menegaskan bahwa pembiasaan ini dihadirkan sebagai upaya nyata membumikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah.
“Melalui pembiasaan Tahfiz setiap Jumat pagi ini, kami ingin menanamkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Harapannya lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat spiritual dan berakhlak Qur’ani,” ujar Maidison.
Inisiatif positif ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, S.Ag., M.M. Ia menilai komitmen MAN Kota Solok dalam menjaga pembiasaan nilai-nilai keagamaan merupakan benteng moral yang sangat penting bagi generasi muda saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh konsistensi MAN Kota Solok dalam menjalankan program Tahfiz ini. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi langkah nyata membentungi generasi muda dengan akhlak Al-Qur’an di tengah tantangan zaman,” ungkap H. Amril.
Sebagai bentuk tindak lanjut ke depan, Kemenag Kota Solok mendorong MAN Kota Solok untuk terus mengemban keberlanjutan program ini, tidak hanya sekadar hafalan harian, tetapi juga diintegrasikan dengan pemahaman isi Al-Qur’an serta penyiapan wadah pemeliharaan hafalan (muraqa’ah) yang lebih terstruktur. Langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi para siswa untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur beasiswa tahfidz maupun mencetak lulusan yang siap menjadi pelopor pembawa kebaikan di tengah masyarakat.
Antusiasme para siswa sendiri terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap pekan, atmosfer madrasah berubah menjadi lebih menyejukkan, memperlihatkan komitmen kuat MAN Kota Solok dan Kementerian Agama dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berprestasi. (helda/nita)








