Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

PENGELOLAAN DANA DESA BAKAUHENI 2024–2025: TERARAH, TRANSPARAN, DORONG KEMAJUAN PERTANIAN DAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

×

PENGELOLAAN DANA DESA BAKAUHENI 2024–2025: TERARAH, TRANSPARAN, DORONG KEMAJUAN PERTANIAN DAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG SELATAN  |  Mentrengnews.com – 9 Mei 2026, Di tengah sorotan publik mengenai pengelolaan keuangan desa, Pemerintah Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, secara terbuka dan rinci memaparkan arah kebijakan serta realisasi penggunaan Dana Desa untuk periode 2024 hingga 2025. Seluruh alokasi anggaran tersebut difokuskan secara strategis pada penguatan infrastruktur pendukung sektor pertanian, peningkatan kualitas fasilitas objek wisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat — sekaligus menjadi jawaban nyata atas berbagai pertanyaan dan keraguan yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Kepala Desa Bakauheni, Sukirno, menegaskan bahwa setiap tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana telah disusun sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh keputusan pun telah dibahas secara mendalam dan disepakati melalui musyawarah mufakat bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat setempat.

“Tidak ada satu pun rupiah Dana Desa yang dikelola tanpa perencanaan matang maupun dialihkan untuk kepentingan pribadi. Setiap alokasi ditujukan semata-mata untuk kepentingan umum dan percepatan kemajuan desa. Segala sesuatu dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan terbuka untuk diketahui oleh seluruh warga,” tegas Sukirno dengan penuh keyakinan.

PRIORITAS PEMBANGUNAN YANG NYATA DAN TERUKUR

Pada tahun anggaran 2024, sebagian besar sumber daya keuangan diprioritaskan untuk membangun infrastruktur vital guna menunjang produktivitas sektor pertanian. Realisasi fisik yang telah terwujud antara lain:

pembangunan jalan cor beton sepanjang 250 meter di Dusun Siring Itik senilai Rp124,9 juta, serta jalan cor beton sepanjang 415 meter di Dusun Way Baru Atas dengan nilai investasi mencapai Rp254,6 juta.

Selain itu, telah dibangun pula tanggul pengaman sungai di Dusun Simpang Tiga Negara senilai Rp70,8 juta, pembuatan saluran drainase sepanjang 150 meter, serta perbaikan jaringan irigasi yang sangat menunjang kelancaran pengairan lahan pertanian warga.

Di sisi penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan, dana tersebut juga dimanfaatkan untuk pelaksanaan program budidaya ikan lele dalam wadah yang telah menyebar ke seluruh 18 dusun, pengembangan aneka tanaman buah dan sayuran, hingga penyaluran bantuan ternak berjumlah 1.200 ekor unggas dan 30 ekor kambing yang dikelola secara mandiri oleh kelompok masyarakat.

Tidak kalah strategis, sejumlah anggaran juga dialokasikan secara khusus untuk penataan lingkungan dan peningkatan fasilitas pendukung objek wisata yang ada di wilayah Desa Bakauheni. Langkah ini disusun untuk meningkatkan daya tarik kawasan wisata, membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar, serta menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu tumpuan peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Memasuki tahun 2025, agenda pembangunan terus berlanjut secara sistematis dengan penekanan pada perbaikan jalan lingkungan, peningkatan kualitas sarana pelayanan umum, serta percepatan berbagai program unggulan yang telah dirintis sebelumnya — termasuk penyempurnaan kawasan wisata dan dukungan berkelanjutan terhadap sektor pertanian.

MELURUSKAN KERAGUAN DENGAN BUKTI TERTIB DAN TERBUKA

Penjelasan rinci ini disampaikan secara tegas guna meluruskan berbagai isu yang sempat berkembang di tengah masyarakat yang menuding adanya ketidakjelasan dalam pengelolaan anggaran.

Pemerintah Desa Bakauheni menegaskan bahwa seluruh dokumen perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban tersusun secara lengkap, rapi, dan terbuka untuk diperiksa kapan saja oleh aparat pengawas maupun diawasi langsung oleh masyarakat luas.

“Kami berkomitmen memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mulai dari kemudahan akses menuju lahan pertanian, terciptanya lingkungan yang lebih tertata, hingga berkembangnya potensi wisata yang menjadi harapan masa depan ekonomi desa,” tambah Sukirno.

Dengan pola pengelolaan yang terarah, transparan, dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, Desa Bakauheni terus melangkah menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan yang merata — membuktikan bahwa Dana Desa dapat dikelola secara profesional untuk mewujudkan perubahan positif yang abadi.

Mentrengnews.com
Tim :Investigasi
Mengutamakan Fakta, Menyajikan Kebenaran, Mengawal Keadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *