Kota Solok | Mentrengnews. Com – Plt Kepala kantor Kementerian Agama Kota solok, H. Amril, menghadiri kegiatan Rakor Tim Penggerak PKK Kota Solok di Kubuang 13, Rabu (08/04/26). Kehadiran H. amril dalam rakor ini dalam rangka penanda tanganan kerjasama (MoU) dengan TP PKK Kota Solok bidang Pokja II. Dalam upaya memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan bangsa, Rabu (08/04/26) dikubuang 13.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan antara Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, bersama Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra (yang diwakili oleh Ketua Bidang), Ny. Septin Desmon.
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan program di Bidang Pokja II, yang meliputi pendidikan dan keterampilan guna meningkatkan ekonomi serta kualitas sumber daya manusia dalam keluarga.
Ketua TP-PKK Kota Solok menekankan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci utama agar 10 Program Pokok PKK dapat menyentuh masyarakat secara langsung. Langkah ini juga selaras dengan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
“Penguatan sinergi ini adalah komitmen kita bersama untuk memastikan PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya di hadapan peserta Rakor.
Ditemui usai kegiatan, Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk mengintegrasikan program keagamaan dengan pemberdayaan keluarga di tingkat akar rumput.
“Kami di Kementerian Agama menyambut baik kolaborasi ini. Bagi kami, keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Melalui MoU ini, Kemenag siap memberikan pendampingan, baik dari sisi edukasi pranikah, bimbingan keluarga sakinah, hingga literasi keagamaan yang moderat. Kita ingin memastikan bahwa transformasi masyarakat menuju Indonesia Emas dimulai dari rumah tangga yang kuat secara mental dan spiritual,” ujar H. Amril.
Rakor tersebut dihadiri oleh Wali Kota Solok yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Solok, para kepala OPD, Ketua KAN, LKAAM, Bundo Kanduang, camat, lurah, serta jajaran TP-PKK se-Kota Solok.
Rakor ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun menjadi titik tolak inovasi program yang lebih terintegrasi antara Kemenag, pemerintah daerah, dan TP-PKK dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Kota Solok. (helda)







