Kota Solok | Mentrengnews. Com – Sebuah tonggak sejarah keagamaan baru saja ditancapkan di “Kota Beras Serambi Madinah”. Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Solok secara resmi meluncurkan Pondok Al-Qur’an IPARI, sebuah inovasi pendidikan religi yang menjadi pionir di Provinsi Sumatera Barat.
Acara peresmian yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Gedung Eks Kantor KUA Tanjung Harapan pada Rabu (22/04/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Walikota Solok, H. Ramadhani Kirana Putra, didampingi Plt. Kepala Kemenag Kota Solok, H. Amril.
Berdirinya Pondok Al-Qur’an ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah buah dari kolaborasi solid antara dua KUA Kecamatan se-Kota Solok dan dedikasi 18 orang penyuluh agama. Plt. Kemenag Kota Solok, H. Amril, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif ini.
“Se-Sumatera Barat, baru penyuluh Kota Solok yang mampu mendirikan Pondok Al-Qur’an secara mandiri. Ini adalah bukti nyata program ‘Kemenag Berdampak’. Kehadiran pondok ini memiliki nilai positif luar biasa di tengah masyarakat,” ujar H. Amril dengan nada bangga.
Walikota Solok, yang akrab disapa Dhani, dalam sambutannya mengaku kagum dengan gerak cepat para penyuluh. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solok mendukung penuh keberlanjutan pondok ini.
“Penyuluh agama kita yang berjumlah 18 orang telah membuktikan bahwa mereka mampu menggagas sesuatu yang besar bagi umat. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam membina masyarakat agar semakin dekat dengan Sang Pencipta,” ungkap Dhani. Ia juga mendoakan agar dedikasi para pengajar menjadi amal jariyah yang tak terputus.
Pondok ini dirancang untuk menjadi wadah bagi siswa sekolah dasar dan menengah untuk mendalami Al-Qur’an dengan bimbingan ahli. Berikut adalah informasi penting mengenai operasionalnya:
• Materi Utama: Saat ini fokus pada program Tahsin (perbaikan bacaan) dan Tahfiz (menghafal Al-Qur’an).
• Tenaga Pengajar: Ustaz dan Ustazah profesional yang berasal dari seluruh penyuluh agama se-Kota Solok yang bertugas secara bergiliran.
• Jadwal Belajar: Setiap hari Senin s.d. Rabu, pukul 14.30 – 16.00 WIB.
• Lokasi: Eks Kantor KUA Tanjung Harapan.
Meski baru saja diluncurkan, tercatat 11 santri perdana telah mendaftar dan siap menimba ilmu. Mereka berasal dari berbagai instansi pendidikan, mulai dari SD 13, SD 11, MIS Kampung Jawa, MDTA Ainul Yaqin, RA DWP Kemenag, SD IT Ummul Qur’an, hingga MTsN.
Ketua IPARI Kota Solok, Jonrizal, menjelaskan bahwa berdirinya pondok ini merupakan hasil musyawarah mufakat demi memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan karakter di Kota Solok.
Di balik layar, keberlangsungan pondok ini dikawal oleh tim pengelola SDM yang berdedikasi, di antaranya Ustad Musfa Hengki (Ketua), serta anggota tim, Suhendri dan Izah Mawaddah.
Hadir dalam peluncuran: Kasubbag TU, Kasi Bimas Islam, Penmad, Penyelenggara, Camat Tanjung Harapan, Lurah Kampung Jawa, Kepala KUA se-Kota Solok, serta para tokoh masyarakat dan pimpinan MDTA dan SD.
Dengan semangat kolaborasi ini, Pondok Al-Qur’an IPARI diharapkan menjadi mercusuar cahaya iman yang melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an unggulan dari jantung Kota Solok.
”Mari dukung syiar agama di Kota Solok! Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, silakan datang langsung ke lokasi pada jam belajar,”pesan ustad Derry.








