Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Petani Nagari Tanjung dan Damasraya Berhasil Pakai Pupuk Organik Eco Farming

×

Petani Nagari Tanjung dan Damasraya Berhasil Pakai Pupuk Organik Eco Farming

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Darmasraya – Pupuk organik super Eco Farming jadi andapan bagi petani sawit di Nagari Abaik Siat Kabupaten Darmas Raya setelah mendapatkan penjelasan dari tim Semut Hitam dari Kesti Sumatera Barat, Sabtu (07/08/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh tim ahli Kesti Nasional Nofrizal dan Yendrizal yang saat ini sedang melakukan pembinaan terhadap petani sawit di Nagari Abai Siat itu.

Menurut Nofrizal Wali Nagari Abai Siat yang juga ketua kelompok tani sawit tersebut bahwa mereka siap memberikan pupuk organik Eco Farming untuk 400 Ha lahan sawitnya.

Kesepakatan itu disampaioanmpara petani sawit di Nagari Abai Siat karena sudah banyak contoh keberhasilan petani yang memakai pupuk Eco Farming di lahan mereka.

Dari pengalaman petani sawit yang selama ini memakai pupuk Kimia dengan biaya puluhan juta dibandingkan dengan memakai pupuk organik Eco Farming yang hanya Rp.250.000 per hektar, ternyata hasilnya naik hampir dua kali lipat yang biasanya dalam satu Hektar hasilnya 4 Ton, meningkat jadi 7 Ton setiap hektarnya ujar Edi Warman petani sawit yang juga ketua kelompok tani sawit itu.

Tidak saja untuk pupuk tanaman sawit mereka juga saat ini sudah biasa memakai untuk tanaman padi didaerah Darmas Raya itu. Selain biayanya murah petani merasa kesulitan untuk mendapatkan pupuk kimia yang selama ini mereka pergunakan.

Selain sulit mendapatkan pupuk kimia itu juga harganya cukup mahal saat ini ujar mereka. Dengan demikian kehadiran pupuk organik super Eco Farming ini sangat membantu bagi petani pada saat ini selain menghemat biaya ternyata dapat pula meningkatkan hasil pertanian mereka ini sudah banyak dibuktikan oleh para petani tambahnya.

Sementara itu di Nagari Tajuang Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. K.Dt.Paduko Alam yang sudah lebih 70 tahun usianya dalam berani saat ini juga memberanikan diri untuk beralih memakai pupuk organik Eco Farming pada lahan sawahnya. Hamparan sawah Lambiang tangah Tanjuang yang langsung dipraktekkan

ya Sabtu yang lalu didampingi Marwan selaku tim Kesti Tanah Datar dan agen resmi pupuk Eco Farming keluaran PT.Best Bandung itu.

Menurut K.Dt.Paduko Alam yang sebelumnya memakai pupuk Kimia 1 (satu) Ton untuk sawahnya itu.

Menurutnya sekiranya memang hasil sawahnya meningkat dengan pupuk Eco Farming ini maka beliau bertekat untuk memakai pupuk ini pada seluruh lahan sawahnya dan sawah milik kemenakanya termasuk menganjurkan pada kelompok tani di Nagari Tanjuang itu ujarnya.

Hal ini disampaikanya, karena saat ini sangat sulit mendapatkan pupuk kimia walaupun harga Mahal kami karena butuh akan tetap membelinya tetapi payah mendapatkanya ujarnya di sawahnya yg memakai pupuk Eco Farming tersebut pada Sabtu 07 Agustus kemaren.(M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *