Bukittinggi | MentrengNews.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi resmi memiliki kepengurusan baru. Pelantikan pengurus dilakukan dalam acara yang dihadiri unsur Forkopimda, organisasi pers, tokoh adat, dan tamu undangan Sabtu (05/07/2026) di aula Kantor Balaikota Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Ketua SMSI Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi kepada SMSI Provinsi Sumatera Barat dan SMSI Pusat atas kepercayaan yang diberikan.
“Kepercayaan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah besar yang harus kami jalankan dengan tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk membangun organisasi yang profesional, berintegritas, serta memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua Aparatur Sipil Negara Pemko Bukittinggi pada Kamis (2/7) kemarin. Almarhum Emil Achir, S.Sos., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, meninggal di RS Putri Hijau Medan saat bertugas. Pada hari yang sama, almarhum Edward Soni dari BPBD Kota Bukittinggi juga meninggal di RSUP Dr. M. Djamil Padang.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.
SMSI Kota Bukittinggi mulai dibentuk pada awal Agustus 2025. Organisasi ini kini telah mengantongi legalitas dari SMSI Pusat di bawah naungan Dewan Pers, serta terdaftar di Badan Kesbangpol Kota Bukittinggi.
Ketua SMSI menegaskan empat arah utama organisasi ke depan:
1. Memperkuat eksistensi SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang profesional dan berkualitas.
2. Meningkatkan kompetensi anggota melalui pelatihan jurnalistik dan manajemen media.
3. Mendorong lahirnya media kredibel yang independen dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.
4. Memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan tokoh adat tanpa mengurangi independensi pers.
Program prioritas yang akan dijalankan meliputi penguatan organisasi, pendidikan dan pelatihan, transformasi digital, serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Bukittinggi melalui informasi yang akurat dan mencerdaskan.
Meski usianya masih muda, SMSI Bukittinggi sudah menunjukkan kiprah. Beberapa anggotanya mengikuti peringatan Hari Pers Nasional di Banten selama 5 hari. Saat Ramadan lalu, SMSI juga membagikan sekitar 650 porsi takjil. Selain itu, tujuh media anggota SMSI Bukittinggi menerima sertifikat penghargaan dari IMLF-4 atas dukungan publikasi Satu Abad Jam Gadang.
Dalam sambutannya, Ketua SMSI menyampaikan filosofi: “Media bagaikan secangkir kopi. Dirajik dengan ketelitian, diseduh dengan kesabaran, disajikan dengan tanggung jawab. Kopi membangunkan tubuh, sedangkan media membangunkan kesadaran.”
Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, mewakili Wali Kota, Kasi Humas Polresta Bukittinggi Iptu Gunawan Utama mewakili Kapolresta, Kepala Lapas Bukittinggi Nanang, Ketua SMSI Provinsi Sumbar Zulnadi beserta jajaran, Ketua LKAAM, Ketua KAN, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, serta pimpinan organisasi pers seperti PWI, IJTI, PJS, JMSI, dan SPPI.
Di akhir sambutan, pengurus SMSI Bukittinggi memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen agar organisasi ini dapat terus berkembang menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah melalui pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. (Uncu Ed)








