Kota Solok | MentrengNews.Com — Membiasakan budaya berbagi sejak dini sekaligus memperkuat pendidikan karakter, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok menyalurkan bantuan pendidikan kepada 60 murid dengan total nilai Rp9 juta pada Jumat (23/10/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung di lapangan MTsN Kota Solok tersebut merupakan wujud nyata penindaklanjutan surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok terkait kegiatan Mandatory KARENA (Kamis Berbagi Rezeki Antar Sesama).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Solok H. Muhibut Tibri, perwakilan BAZNAS Kota Solok Aswan, serta jajaran pendidik dan seluruh siswa keluarga besar MTsN Kota Solok.
Setiap siswa penerima manfaat memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp150.000. Dana bantuan ini merupakan hasil penggalangan swadaya dan sedekah seluruh murid serta warga madrasah melalui program Sedekah Subuh Serambi Madinah yang diusung BAZNAS Kota Solok, salah satunya lewat media celengan sedekah subuh.
Dalam sambutannya, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Solok, H. Muhibut Tibri, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Menurutnya, gerakan ini efektif mengintegrasikan kepedulian sosial ke dalam kurikulum pembentukan karakter.
“Program KARENA merupakan gerakan positif yang mengintegrasikan kepedulian sosial dengan pembentukan karakter di lingkungan madrasah. Melalui gerakan ini, murid tidak hanya belajar tentang pentingnya sedekah secara teori, tetapi juga mempraktikkan langsung kepedulian terhadap sesama. Kami berharap program ini terus berkembang secara berkelanjutan,” ujar Muhibut Tibri.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, menyampaikan bahwa program KARENA adalah wujud filantropi dan aksi sosial kedinasan yang mempererat tali persaudaraan sesama warga madrasah.
“Melalui celengan Sedekah Subuh, murid diajak belajar menyisihkan sebagian rezeki sesuai kemampuan untuk membantu teman yang membutuhkan. Kami berharap gerakan ini membentuk karakter murid yang peduli, ikhlas, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial,” ungkap Defit.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kota Solok, Aswan, menjelaskan bahwa sinergi ini mendorong pembiasaan bersedekah melalui sistem subsidi silang yang berdampak langsung pada kesejahteraan pendidikan siswa.
Rasa haru dan syukur juga terpancar dari Putri Aprilia, salah satu murid penerima bantuan. Ia menuturkan bahwa bantuan ini sangat berharga untuk menunjang kebutuhan sekolahnya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pendidikan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Saya jadi makin bersemangat untuk belajar lebih giat dan memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” kata Putri dengan penuh haru.
Melalui sinergi antara MTsN Kota Solok dan BAZNAS Kota Solok dalam program Mandatory KARENA, madrasah membuktikan bahwa penguatan karakter empati, solidaritas, dan keikhlasan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. (helda/rafki)










