Kota Solok | MentrengNews. Com — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Solok Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–9 September 2026 resmi dinyatakan berjalan sukses, lancar, dan tertib. Evaluasi menyeluruh tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para Kepala Madrasah, Pengawas, dan staf Penmad di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Solok.
Sebagai tindak lanjut, sebanyak 33 siswa terbaik yang lolos di tingkat kota kini resmi dipersiapkan untuk melangkah ke OMI Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin–Selasa, 5–6 Oktober 2026 mendatang, dengan titik lokasi (tilok) pelaksanaan yang dipastikan terpusat di MTsN Kota Solok.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kota Solok, H. Muhibut Tibri, memberikan arahan tegas terkait kesiapan kontingen menuju ajang tingkat provinsi tersebut. Ia mengingatkan seluruh pemenang untuk tidak cepat berpuas diri.
“Kepada para pemenang OMI tingkat kota, jangan terlampau membanggakan diri. Perjalanan belum selesai! Bagi yang belum berhasil, teruslah belajar dengan giat untuk ajang tahun berikutnya,” tegas Muhibut Tibri.
Lebih lanjut, Muhibut Tibri menekankan pentingnya komitmen penuh, kedisiplinan, dan sinergi yang kuat dari seluruh pihak—mulai dari Kepala Madrasah, guru pembina, pendamping, hingga peserta—demi menyukseskan OMI Tingkat Provinsi 2026.
“Keberhasilan di tingkat provinsi nanti tidak bisa diraih secara individu. Kita butuh kerja sama tim yang solid, koordinasi administrasi yang matang, serta pendampingan teknis yang optimal dari seluruh jajaran madrasah. Manfaatkan waktu persiapan yang tersisa sebaik mungkin. Kita harus satu visi untuk membawa nama baik dan kejayaan madrasah Kota Solok!” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang peserta rapat, Maiva Roza Linda, turut menyampaikan masukannya agar para peserta didik diberi pembekalan teknis pengerjaan soal.
“Diharapkan peserta didik dapat memanfaatkan waktu yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya serta memerhatikan cermat setiap soal dan alokasi waktu yang dibutuhkan. Mohon para Kepala Madrasah dapat menyampaikan pesan ini kepada seluruh peserta OMI tingkat provinsi,” ungkap Maiva Roza Linda.
Rapat evaluasi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran madrasah se-Kota Solok untuk mengawal 33 siswa utusan daerah hingga meraih prestasi maksimal di tingkat provinsi. (helda)








