Mentreng.com | Payakumbuh –
Dalam iven yang digagas oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh bersama LKAAM Kota Payakumbuh itu,Sumardi dt mongguang pirawan sebagai ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) payobasuang di acara satu iven satu nagori,mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada pemko payakumbuh dan dinas pariwisata khususnya.
Dengan Support dan bantuan dari dinas pariwisata maka Kegiatan ini terselenggara,dan bertujuan untuk membangkitkan kembali kelestarian adat di 10 nagari yang ada di Payakumbuh,” Ujar Dt Sumardi saat membacakan sambutan dari ketua KAN acara satu iven satu nagari di kanagarian Payobasuang minggu (30 /06/2024).
Ketua panitia ‘ibu fera Prasetya menyampaikan ,acara ini terselenggara berkat support semua pihak mulai dari niniak mamak bundo kanduang dan semuanya, acara ini di bagi menjadi 2 tahap,yang mana acara pertama nya di bulan Mei Ini adalah tahap kedua dengan tema ” Mancari laki mambuek randang pindik dan mambuek takuluak kompong
Peserta nya terdiri dari masyarakat yang ada di 3 RW payobasuang. Randang di payobasuang ini sangat berbeda dari nagari Nagari lain,Makanya kami mengangkat tema ini agar para kaum muda puti bungsu dapat meneruskan pandai memasak randang tradisi payobasuang.
Tampak Hadir dalam acara tersebut, pj wali kota payakumbuh yang di wakili oleh kepala Disparpora Nofriwandi, Niniak mamak bundo kanduang, puti bungsu, payobasuang, KAN 10 Nagari, bundo Kanduang 10 Nagari, camat payakumbuh Timur, lurah payakumbuh Timur, juga masyarakat payobasuang serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Dt Sumardi menyampaikan, tujuan acara ini untuk menumbuh kembangkan budaya dan perjalanan adat salingka nagari khususnya dinagari payobasuang Dengan tema “Mancari laki, mamasak randang, mambuek pindik, serta mambuek tikuluak kompong,ujar Sumardi.
Untuk memeriahkan acara ini panitia mengadakan lomba memasak randang, membuat pindik,dan membuat tikuluak kompong khas nagari payobasuang bagi masyarakat yang ada di 3 RW se kenagarian Payobasuang.
Ini yang akan kita wariskan nantinya untuk generasi penerus kita. Kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi, kita takut budaya kita akan tergerus oleh budaya luar tambah Dt Pirawan.
“Terima kasih atas dukungan semua, semoga ke depan bisa dilaksanakan berkesinambungan dan semakin baik lagi,” Tutup Ketua KAN payobasuang tersebut. (Bee)








