Kota Solok | MentrengNews. Com — Dua peserta didik MTsS Muhammadiyah Kota Solok yang juga santri Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Al-Mumtaz, Farzana dan Kenzi, sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Keduanya berhasil meraih predikat Excellent dalam Lomba Kosakata Bahasa Inggris Nasional yang digelar secara daring oleh English Hub Surabaya pada Minggu (16/8/2026).
Dalam ajang kompetisi antar-pelajar se-Indonesia tersebut, Farzana sukses menempati peringkat ke-40 nasional, sedangkan Kenzi menyusul di peringkat ke-119. Keberhasilan ini membuktikan bahwa santri pesantren mampu bersaing ketat dan menunjukkan taringnya di bidang bahasa asing tingkat nasional.
Rasa bangga dan syukur diungkapkan langsung oleh Farzana usai pengumuman hasil perlombaan. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti lomba tingkat nasional ini dan mendapat predikat Excellent. Semoga ke depannya saya bisa belajar lebih giat lagi dan meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya.
Senada dengan Farzana, Kenzi mengaku pengalaman ini membakar semangatnya untuk terus mengasah kemampuan diri. “Pengalaman ini membuat saya semakin semangat untuk belajar Bahasa Inggris dan mengikuti perlombaan-perlombaan lainnya,” kata Kenzi.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mumtaz, Ustadzah Surmayanti, S.TP., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keberanian dan semangat juang para santrinya.
“Alhamdulillah, kami sangat bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih Farzana dan Kenzi. Ini adalah buah dari semangat, keberanian, dan usaha keras mereka. Terima kasih kepada pembimbing, guru, dan orang tua atas seluruh dukungannya. Man Jadda Wajada—siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil,” tuturnya.
Keberhasilan luar biasa ini turut mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril. Beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih oleh para santri Al-Mumtaz tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Farzana dan Kenzi atas raihan predikat Excellent di tingkat nasional. Ini adalah bukti nyata bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan dan tahfizh Al-Qur’an, tetapi juga mampu menguasai sains dan bahasa asing hingga bersaing di kancah nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh madrasah dan pesantren di Kota Solok untuk terus mengukir prestasi,” ungkap H. Amril. (helda/Yulia)








