Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Tiga Tahun Kiprah Ponpes Tarjun Najah: Cetak Pionir Generasi Qur’ani dan Raih Apresiasi Kemenag Kota Solok

×

Tiga Tahun Kiprah Ponpes Tarjun Najah: Cetak Pionir Generasi Qur’ani dan Raih Apresiasi Kemenag Kota Solok

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrenganews. Com – Pondok Pesantren (Ponpes) Tarjun Najah menorehkan sejarah baru dalam perjalanannya di dunia pendidikan Islam. Memperingati milad ke-3, pesantren ini menggelar momentum bersejarah triple-celebration: perayaan hari jadi, Haflatul Wada’ (pelepasan) angkatan pertama, serta Wisuda Tahfidzul Qur’an yang berlangsung khidmat. Minggu (21/06/26)

Dalam kurun waktu tiga tahun, lembaga yang awalnya bermula dari cita-cita dan ikhtiar awal ini dinilai sukses melakukan lompatan besar. Langkah kecil tersebut kini telah menjelma menjadi fondasi kokoh dalam mencetak generasi religius di Kota Solok.

Apresiasi tinggi datang langsung dari Kepala Kantror Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril. H. Amril menyebut Ponpes Tarjun Najah telah membuktikan konsistensi dan keikhlasannya hingga mampu bertransformasi menjadi salah satu benteng moral di Kota Solok.

“Milad ke-3 ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi, kerja keras, dan keikhlasan dari seluruh keluarga besar yayasan dan para pendidik. Ponpes Tarjun Najah kini telah menjelma menjadi benteng moral dan pencetak generasi Qur’ani di Kota Solok,” ungkap perwakilan Kemenag Kota Solok dalam sambutannya.

Suasana haru menyelimuti prosesi Haflatul Wada’ angkatan pertama. Sebagai lulusan perdana, para santri ini disebut sebagai pionir sekaligus cetakan pertama yang akan menjadi standar mutu bagi generasi-generasi berikutnya.

Manajemen pesantren berpesan agar para lulusan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu formal, asahan akhlak, dan benteng Al-Qur’an yang telah ditanamkan.

“Kalian adalah pionir. Menjadi yang pertama bukanlah hal yang mudah. Kami yakin kalian akan mampu mewarnai dunia, bukan diwarnai oleh dunia. Jadilah agen perubahan yang membawa kesejukan,” pesannya kepada para alumni perdana.

Selain pelepasan alumni, momen Wisuda Tahfidzul Qur’an menjadi segmen yang paling menyentuh hati. Pihak pesantren memberikan ucapan selamat yang mendalam kepada para orang tua wali santri atas investasi terbaik mereka dalam mendidik anak-anak penghafal Al-Qur’an.

“Investasi terbaik Bapak dan Ibu bukanlah harta yang melimpah, melainkan anak-anak yang di dalam dadanya terpatri ayat-ayat Allah. Merekalah yang kelak akan memakaikan mahkota cahaya di akhirat nanti,” ujarnya seraya mengingatkan pentingnya menjaga hafalan (muraja’ah) di masa depan.

Keberhasilan Ponpes Tarjun Najah tidak lepas dari kolaborasi yang kuat di tingkat daerah. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solok serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Solok.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata adanya sinergi yang harmonis antara Umaro (pemerintah) dan ulama atau lembaga pendidikan Islam. Pihak pesantren menegaskan bahwa ekosistem pendidikan yang unggul dan kompetitif tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan lintas sektor, termasuk dari praktisi pendidikan seperti Bapak H. Hendri Panidias, MA, serta seluruh elemen masyarakat.

Tampak Hadir dalam kegiatan, Walikota Solok yg diwakili Sekda, Kasi Pd Pontren, Pimpinan Ponpes Tarjun Najah, Pengawas Madrasah, Pimpinan Ponpes se Kota Solok, Kepala Madrasah se Kota Solok dan undangan lainnya.

Acara akbar ini kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Ponpes Tarjun Najah agar terus melahirkan ulama besar di masa depan, serta sebuah pantun hangat yang memantik tepuk tangan hadirin:
”Beli selasih di Pasar Solok, Bawa pulang untuk hidangan. Pesantren Tarjun Najah penuntun esok, Mencetak generasi tangguh beriman, Ucap H. Amril (helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *