Kota Solok | MentrengNews. Com — Suasana penuh haru dan optimisme mewarnai Rumah Dinas Wali Kota Solok pada Rabu (02/09/2026). Pemerintah Kota Solok secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Kota Solok untuk bertanding pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Dari total 18 santri yang memperkuat kontingen Kota Solok, sebanyak 7 di antaranya merupakan murid berprestasi dari MIN Kota Solok. Ketujuh siswa tersebut akan berlaga di berbagai cabang lomba keagamaan, yaitu:
• Dzakira Talita Ulya (Cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an/MTQ)
• Muhammad Khairul Hanif (Cabang Tahfizul Juz ‘Amma)
• Azka Alghiovri (Cabang Pidato Bahasa Arab)
• Amira Ainun Mahya (Cabang Pidato Bahasa Arab)
• Alfarabi Wahyu Qalbi (Cabang Pidato Bahasa Indonesia)
• Faeyza Ramadhan Herdandes (Cabang Puisi Islami)
• Rania Najmi Andini (Cabang Puisi Islami)
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Solok, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok H. Amril, Kasi PD Pontren Kantor Kemenag Kota Solok, jajaran official, serta para orang tua peserta.
Kepala MIN Kota Solok, Rina, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas terpilihnya para siswa tersebut.
“Hal ini merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi keluarga besar MIN Kota Solok, karena tujuh orang siswa terbaik kita dipercaya untuk menjadi bagian dari Kafilah Kota Solok pada PORSADIN ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat,” ujar Rina.
Rina berpesan agar para santri menjaga integritas dan nilai-nilai Islam selama berkompetisi.
“Keberangkatan ananda semua bukan sekadar untuk mengikuti perlombaan, tetapi membawa nama baik MDA, keluarga, dan Kota Solok. Karena itu, tampilkan kemampuan terbaik yang telah ananda latih, junjung tinggi sportivitas, disiplin, sopan santun, dan akhlakul karimah. Pergilah dengan doa, bertandinglah dengan semangat, dan pulanglah membawa kebanggaan,” tuturnya penuh semangat.
Semangat tinggi juga disampaikan oleh salah satu utusan cabang Pidato Bahasa Indonesia, Alfarabi Wahyu Qalbi. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga karena diberikan kesempatan untuk menjadi salah satu peserta PORSADIN ke-VII. Bagi saya, mengikuti PORSADIN bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang belajar, menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, serta membawa nama baik madrasah dan Kota Solok,” ungkap Alfarabi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi seluruh pihak dalam menyiapkan para peserta. H. Amril menegaskan pentingnya ajang Porsadin sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda Islam di Kota Solok.
“Keikutsertaan para santri dalam Porsadin VII ini menunjukkan bahwa potensi dan bakat keagamaan anak-anak kita di Kota Solok sangat luar biasa. Kita tidak hanya mengutus mereka untuk mengejar piala, tetapi juga untuk menempa mental juang dan kedalaman ilmu syariat sejak dini,” ujar H. Amril.
Terkait tindak lanjut ke depan, H. Amril berkomitmen untuk terus menguatkan pembinaan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan lembaga pendidikan keagamaan di bawah naungan Kemenag Kota Solok.
“Sebagai langkah keberlanjutan, Kemenag Kota Solok bersama Pemko akan memperkuat program pembinaan bakat berkelanjutan di setiap madrasah dan MDT. Kita ingin memastikan bahwa ajang Porsadin ini menjadi momentum untuk memetakan serta memfasilitasi talenta-talenta muda secara konsisten, sehingga tradisi prestasi keagamaan Kota Solok terus terjaga di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya.(helda/Geby)








