Kota Solok | Mentrengnews.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok kembali menunjukkan eksistensinya dalam pembentukan karakter generasi muda yang cinta tanah air. Kali ini, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan bersama Pembina Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) resmi melepas dua orang siswa terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Bagi Generasi Muda.
Acara bergengsi yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat ini berlokasi di Kayu Jao Aro Resort, Kabupaten Solok, dan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (23-24/05/2026).
Kedua siswa yang beruntung mendapatkan kesempatan emas tersebut adalah Fairuz Habby Andika Putra (Kelas X E4) yang merupakan Ketua OSIM, dan Aqil Syafiq Mufid (Kelas XI F2), salah seorang pengurus inti OSIM MAN Kota Solok. Mereka akan bergabung dengan 68 siswa utusan SMA/SMK/MA terbaik lainnya dari seluruh penjuru Sumatera Barat.
Wakamad Kesiswaan MAN Kota Solok, Leni Elfira, dalam arahan saat melepas keberangkatan siswa, menyampaikan rasa bangga sekaligus menitipkan pesan mendalam. Beliau berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menyerap ilmu kepemimpinan dan kebangsaan.
“Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan sungguh-sungguh. Ambil semua ilmu dan pelajaran berharga selama pelatihan, agar setelah kembali ke madrasah nanti, kalian dapat berbagi pengalaman dan menginspirasi teman-teman yang lain,” ujar Leni Elfira.
Lebih lanjut, Leni juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlakul karimah dan membawa nama baik almamater selama membaur dengan peserta dari sekolah lain.
“Jaga nama baik madrasah kita. Tunjukkan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan agama, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dan siap menjadi pelopor bela negara,” pungkasnya tegas.
Pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan agen-agen perubahan (agent of change) di lingkungan madrasah yang mampu menangkal radikalisme serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan generasi z. (helda/Nita)








