Lampung Selatan | mentrengnews.com – 15 Mei 2026, Sebuah rekaman video berisi pernyataan tegas dan apresiasi mendalam dari Sekretaris Jenderal Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Saefun Naim, belakangan ini menjadi sorotan publik dan menyebar luas di jagat maya. Video tersebut tak hanya beredar di berbagai platform media sosial, tetapi juga aktif dibagikan dan menjadi bahan perbincangan hangat di ratusan grup WhatsApp, mulai dari lingkaran warga, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan pemuda se-Kabupaten Lampung Selatan. Pesan yang disampaikan dinilai lugas, penuh semangat, dan menyentuh akar persoalan pemberdayaan pemuda di daerah.
Rekaman tersebut diambil saat Saefun Naim menghadiri dan memberikan sambutan dalam rangkaian acara pembukaan kegiatan di Kecamatan Sidomulyo.
Dalam kesempatan itu, ia melontarkan pujian setinggi-tingginya kepada Ketua Karang Taruna Kecamatan Sidomulyo beserta segenap pengurus dan anggotanya. Penyelenggaraan acara yang memadukan unsur seni budaya dan semangat olahraga itu dinilai berjalan sangat bermutu, memukau, dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Yang menjadikan capaian ini semakin istimewa dan mengundang kekaguman luas adalah fakta bahwa seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dijalankan tanpa dukungan anggaran sepeser pun. Semua berjalan berkat semangat juang yang tinggi, kekompakan, serta kerja keras tulus para pemuda setempat.
“Penampilan dan pergelaran yang kalian tampilkan sangat luar biasa, keren, dan memukau. Bahkan saya katakan, Bupati pun pantas hadir melihat langsung betapa besarnya potensi kepemudaan yang ada di sini—potensi emas yang wajib terus digali dan dikembangkan secara maksimal,” tegas Saefun Naim, dalam pernyataannya yang kini terus dikutip dan dibagikan ulang oleh masyarakat.
Melihat keberhasilan Sidomulyo yang membuktikan bahwa keterbatasan dana bukan penghalang untuk berkarya, Saefun Naim menyampaikan pesan kuncinya yang ditujukan khusus kepada seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan.
Ia menegaskan bahwa upaya mendukung, mendampingi, serta memaksimalkan peran Karang Taruna bukanlah sekadar keinginan atau permintaan belaka, melainkan sebuah kewajiban hukum yang tertuang secara jelas dalam Peraturan Menteri Sosial terbaru.
“Saya tegaskan kepada seluruh Kepala Desa: wajib hukumnya mendorong dan memberdayakan Karang Taruna di desa masing-masing. Ini adalah amanah peraturan, bukan kehendak semata. Jangan sampai potensi pemuda yang begitu besar ini terabaikan hanya karena kurangnya perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah desa,” serunya dengan nada tegas yang mendapatkan respons positif dan dukungan luas dari warga.
Tak hanya menyasar jajaran pemerintah desa, Sekjen Karang Taruna ini pun menyampaikan harapan besar kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan. Ia meminta segera disusun kebijakan strategis yang secara nyata memprioritaskan pembangunan dan pemberdayaan kepemudaan. Menurutnya, hingga saat ini, pemuda di daerah masih sering menghadapi kesulitan dalam mengakses dukungan yang terarah dan berkelanjutan dari pemerintah.
“Percayalah pada satu kenyataan ini: tidak akan ada kemajuan desa, tidak akan ada kemajuan daerah ini, tanpa peran serta dan kebangkitan pemudanya. Karang Taruna tidak meminta hal-hal yang berlebihan. Mereka hanya butuh ruang untuk berkarya, dorongan motivasi, serta perhatian yang layak—sesuai amanah regulasi yang telah ada,” tambahnya.
Lebih jauh, Saefun Naim mengapresiasi dampak nyata yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Pergelaran yang digelar Karang Taruna Sidomulyo terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, membuka peluang bagi warga sekitar untuk berdagang dan mengembangkan usaha, serta menciptakan suasana lingkungan yang rukun, ramai, dan penuh kebahagiaan.
Inilah pula alasan mengapa masyarakat merasa penting untuk menyebarluaskan momen berharga ini ke lingkaran terdekat mereka.
Saefun Naim juga menekankan dua poin krusial terkait pola dukungan yang seharusnya diberikan pemerintah. Pertama, bantuan berupa anggaran yang dialokasikan kepada organisasi pemuda harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran—tidak boleh sekadar diberikan tanpa kejelasan pertanggungjawaban penggunaannya.
Kedua, ia memerintahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja setiap Kepala Desa, mengukur apakah mereka benar-benar bekerja nyata memberdayakan pemuda, atau sekadar memenuhi formalitas administrasi semata.
Ia pun mengajak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan untuk menetapkan Karang Taruna Kecamatan Sidomulyo sebagai percontohan sekaligus materi pembelajaran terbaik bagi seluruh organisasi kepemudaan di wilayah kabupaten. Semangat dan capaian yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa niat tulus dan kerja sama yang kokoh mampu melampaui segala keterbatasan yang ada.
“Teruslah berkarya dan kobarkan semangat juang kalian di mana pun berada. Meskipun terlihat sederhana, apa yang telah kalian wujudkan adalah bukti tak terbantahkan bahwa pemuda Lampung Selatan memiliki kualitas dan kemampuan terbaik untuk membanggakan daerahnya sendiri,” pungkas Saefun Naim, yang disambut dengan tepuk tangan meriah oleh seluruh hadirin.
Hingga berita ini diturunkan, video pernyataan tersebut terus berputar dan dibagikan secara masif. Dukungan mengalir deras dari berbagai lapisan masyarakat, yang sama-sama berharap suara pemuda dan potensi yang mereka miliki semakin didengar, dihargai, dan menjadi prioritas utama para pemangku kebijakan di Lampung Selatan.
mentrengnews.com
Mengutamakan Fakta, Menyuarakan Suara Rakyat
Penulis : Sholeh MTV








