Mentreng.com | Limapuluh kota – Setelah 10 hari berlalu pasca banjir, nagari Taram jorong subarang kembali di landa banjir susulan yang menyebabkan enam rumah terdampak, lahan perkebunan banyak yang gagal panen.
Wali Nagari Taram Nanang Anwar saat di wawancara oleh media ini Rabu (27/12/2023) sore menyebutkan, bahwa enam KK (Kepala Keluarga ) terdampak. Oleh sebab ituKami dari Pemerintahan Nagari Taram sore ini menyalurkan bantuan sembako untuk korban yang rumahnya terdampak banjir tersebut. Saat ini kami masih menghitung berapa kerugian yang ditimbulkan akibat banjir ini,” katanya.
Harapan kami kedepannya, agar normalisasi yang sudah di kerjakan agar di lanjutkan lagi ke arah Hilir, karena setelah 2019 ini baru banjir lagi, artinya sudah cukup membantu program normalisasi tersebut, dan kami bermohon itu untuk di lanjutkan menuju Hilir ucap wali nagari Taram tersebut.
Dikatakan juga, banjir susulan ini memang tidak separah banjir pertama yang terjadi pada Senin (18/12/2023) lalu. “Pada banjir pertama itu kurang lebih 234 KK yang terdampak. Tinggi air mencapai satu meter,” ujar nanang. (bee)








