Tanah Datar | Mentrengnews.com – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Seperti yang terlihat di Jorong Solok, Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, dimana Prajurit TNI Babinsa Koramil 05/X Koto bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan gantung, Senin (1/6/2026).
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,5 meter. Infrastruktur vital tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang rusak dan terputus akibat terjangan banjir bandang, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat setempat.
Saat ini pembangunan jembatan telah mencapai progres sekitar 95 persen. Pada tahap akhir pengerjaan, Babinsa bersama warga melaksanakan pemasangan kawat bronjong pada sisi kanan dan kiri jembatan sebagai pengaman konstruksi, serta pengecatan rangka besi jembatan guna meningkatkan ketahanan sekaligus mempercantik tampilan jembatan.
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata pelaksanaan instruksi dan arahan Presiden Republik Indonesia yang memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam. Pemerintah berkomitmen agar pemulihan infrastruktur penting yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat dapat segera dilaksanakan sehingga aktivitas warga kembali berjalan normal.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya membantu percepatan pembangunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama yang solid, proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan mendekati tahap penyelesaian.
Masyarakat Nagari Tambangan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap jembatan segera dapat digunakan sehingga akses transportasi, kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat kembali pulih sepenuhnya.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jembatan gantung ini menjadi simbol bangkitnya masyarakat pascabencana sekaligus bukti bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan rakyat. (Pendin 0307)








