Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

187 Santri Mengikuti Ujian Kesetaraan Jenjang Wustho Pada Ponpes Waratsatul Anbiya’ dan Ponpes Darut Thalib

×

187 Santri Mengikuti Ujian Kesetaraan Jenjang Wustho Pada Ponpes Waratsatul Anbiya’ dan Ponpes Darut Thalib

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com  |  Kota Solok – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Mustafa di dampingi Plh. Kasi Pd Pontren Muhibut Tibri monitoring dan Evaluasi Ujian jenjang Wustho ke Ponpes Warasatul Anbya’ di kampung Jawa dan Darut Thalib di Laing. Rabu(08/05/24).

Ujian kesetaraan untuk PKPPS akan diselenggarakan pada tiga jenjang Pendidikan yakni Pendidikan Ula setingkat dengan pendidikan dasar, Wustho setingkat pendidikan menengah, dan Ulya setara pendidikan atas. Sementara itu, ujian jenjang Wustho dilaksanakan pada hari Senin sampai Rabu tanggal 06 sd 08 Mei 2024.

Dalam langkah penguatan literasi digital di lingkungan pesantren, pelaksanaan Ujian Kesetaraan ini akan berbasis Komputer. Mata pelajaran yang diujikan meliputi mata pelajaran umum dan dirosah Islamiyah. Santri Wustho yang mengikuti PKPPS yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Perlu diketahui bahwa nomenklatur pendidikan kesetaraan tidak tersebut dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Namun ia merujuk kepada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dan PP No. 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan. Kebijakan ini disebut akan memberikan ruang sebebas-bebasnya kepada pesantren dalam mengoptimalkan potensinya.

“ Santri yang ikut ujian kesetaraan pada jenjang Wustho di Ponpes Waratsatul Anbiya berjumlah 98 santri yang terdiri dari 4 lokal, dua lokal Santriwati dan dua lokal santriwan’Ungkap Dalmarison Pimpinan Ponpes Waratsatul Anbiya’

Darut Thalib yang di pimpin Ustad Bobi Gustiadi meyampaikan santriwan/santriwati Ponpes berjumlah 320 orang sedangkan yang ikut ujian tahun ini tingkatan Wustho 87 orang.

“ Santriwan/Santriwati yang ikut ujian pada hari ini 87 orang, namun yang hadir 86 orang satu orang sakit dan akan mengikuti ujian susulan pada hari senin besok”papar Bobi.

Monev yang dilaksanakan di dua Ponpes H. Mustafa berharap semoga santriwan/santriwati ponpes dapat menjawab semua soal yang diberikan selalu jaga Kesehatan.

“Apa yang dipelajari selama ini, itu yang keluar dalam setiap ujian, makanya bapak harapkan semua santri benar-benar bisa belajar dengan maksimal sehingga bisa memberikan kontribusi untuk ponpes dan kebanggan orang tua”harap H. Mustafa

Selanjutnya H. Mustafa tak bosan-bosan mengingatkan agar operator di dua ponpes ini untuk selalu Update data di Aplikasi yang di pakai di Ponpes.

“Pengisian Aplikasi Simba tetap selalu di up date agar mendapatkan bantuan bagi pesantren, MDTA, LPQ” papar H. Mustafa
Tampak Hadir, Pimpinan Ponpes, Ustad/ustazah Ponpes, Staf Pd Pontren,dan Humas Kemenag. (Helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *