Kota Solok | Mentrengnews. Com – Sebanyak 19 siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok berhasil melaju ke babak semifinal kompetisi GUSI BERSI 5.0 kategori Alef, setelah mengikuti seleksi tahap penyisihan yang digelar secara daring, Rabu (8/4/2026) di Laboratorium TIK madrasah setempat.
Capaian ini diraih dari 32 peserta awal yang mendaftar pada babak penyisihan yang dibuka sejak 4 Maret 2026. Keberhasilan nearly 60 persen peserta melaju ke semifinal menjadi indikator positif atas kesiapan siswa dalam menghadapi kompetisi berbasis platform digital.
Kompetisi Alef merupakan bagian dari program GUSI BERSI 5.0 yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa Arab melalui platform Alif Education, sebuah platform edukasi digital asal Uni Emirat Arab (UEA) yang bekerja sama dengan Kementerian Agama RI. MAN Kota Solok tercatat sebagai salah satu madrasah percontohan yang menerapkan sistem pembelajaran digital berbasis Alif Education untuk mata pelajaran bahasa Arab.
“Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi anak-anak untuk menguji kemampuan mereka setelah beberapa pertemuan pembelajaran menggunakan platform Alif Education. Ini bukan sekadar lomba, tapi juga bentuk evaluasi terhadap proses transformasi digital yang telah kami jalankan,” ujar Riza Novi Yerni, guru pembimbing peserta, dalam keterangannya,
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN Kota Solok, Leni Elfida, turut menyampaikan harapannya kepada para peserta yang telah lolos ke babak semifinal.
“Saya berharap siswa-siswi yang mengikuti Kompetensi Alef pada tahun ini dapat memberikan yang terbaik, sehingga memperoleh hasil yang membanggakan, tidak hanya bagi madrasah, tapi juga bagi Kementerian Agama Kota Solok,” ujar Leni Elfida,
Leni menilai, partisipasi aktif siswa dalam kompetisi berskala nasional seperti GUSI BERSI 5.0 merupakan bukti nyata bahwa MAN Kota Solok konsisten mencetak generasi unggul yang tidak hanya mumpuni dalam ilmu agama, tetapi juga cakap dalam teknologi dan kompetisi global.
“Kami terus mendorong siswa untuk berani tampil, berkompetisi secara sehat, dan menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang. Apapun hasilnya, proses yang mereka jalani sudah menjadi kemenangan tersendiri,” tambahnya.
Menanggapi pencapaian tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, guru pembimbing, dan pimpinan MAN Kota Solok.
“Alhamdulillah, ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Keberhasilan 19 siswa MAN Kota Solok melaju ke semifinal Kompetisi Alef GUSI BERSI 5.0 membuktikan bahwa madrasah di Kota Solok mampu beradaptasi dan bersaing di era digital,” ujar H. Amril.
H. Amril menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, khususnya melalui platform Alif Education, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah yang modern, inklusif, dan berdaya saing global.
“Kolaborasi dengan Alif Education dari Uni Emirat Arab bukan hanya tentang transfer teknologi, tetapi juga tentang membuka wawasan siswa terhadap pembelajaran bahasa Arab yang kontekstual, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi para guru dan siswa dalam mengoptimalkan platform digital. “Kami akan terus memfasilitasi pelatihan, pendampingan, dan infrastruktur agar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab semakin optimal. Ini investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Muslim yang cerdas, kompetitif, dan berakhlak mulia,” tegas H. Amril.
Lebih lanjut, H. Amril mengajak seluruh madrasah di bawah binaan Kemenag Kota Solok untuk mencontoh semangat MAN Kota Solok dalam mengadopsi inovasi pembelajaran. “Jangan takut berubah. Madrasah harus menjadi pelopor transformasi digital pendidikan Islam di daerah. Dengan semangat ini, insya Allah madrasah Kota Solok akan semakin unggul dan diakui di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Menurut Riza Novi Yerni, para peserta yang lolos semifinal kini tengah menjalani persiapan intensif, termasuk pendalaman materi, simulasi kompetisi, dan penguatan motivasi. “Kami optimistis anak-anak bisa memberikan yang terbaik. Doa dan dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan,” ungkapnya.
Babak final GUSI BERSI 5.0 direncanakan digelar secara hybrid (daring dan luring) dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. MAN Kota Solok menargetkan minimal satu perwakilan mampu menembus podium juara.
Alif Education adalah platform pembelajaran digital berbasis kecerdasan artifisial yang dikembangkan di Uni Emirat Arab, khusus dirancang untuk pembelajaran bahasa Arab dengan pendekatan interaktif, adaptif, dan menyenangkan. Platform ini telah diadopsi oleh sejumlah lembaga pendidikan di Indonesia melalui kerja sama Kementerian Agama RI dalam rangka memperkuat kompetensi bahasa Arab generasi muda Muslim.
Dengan semangat “Madrasah Mandiri Berprestasi”, MAN Kota Solok dan Kemenag Kota Solok terus bersinergi memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang akademik maupun non-akademik. (helda/Nita)







