Example floating
Example floating
Example 728x250
Opini / Artikel

99 Kalimat Syetan/Iblis Dalam Al-Qur’an Dan Strateginya Menyesatkan Manusia

×

99 Kalimat Syetan/Iblis Dalam Al-Qur’an Dan Strateginya Menyesatkan Manusia

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com  –  4. Q.S. AL-BAQARAH (2 ), AYAT: 102

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ (102)

“Dan mereka mengikuti apa yang dibacakan oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syetan-syetan itulah yang kafir (mengerjakan sihir).

Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut; sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir” Mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.

Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat; dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui”.

Syetan adalah makhluk Allah yang pintar. Pintar merayu, memperdaya dan menggelincirkan manusia dengan kata-katanya yang penuh berisi kebohongan/kedustaan. Mulai dari menipu, merayu dan mendustai nabi Adam dan Hawa sampai kepada anak keturunan keduanya. Termasuk dalam ayat ini tentang kisah nabi Sulaiman AS. “Syetan-syetan itu menyebarkan berita-berita bohong, bahwa Nabi Sulaiman menyimpan lembaran-lembaran sihir”.

Ada syetan halus dan ada pula syetan kasar. Syetan halus adalah Iblis laknatullah yang menyebarkan dan membisikkan berita-berita bohong/duska, sedangkan syetan kasar adalah manusia yang telah membuat berbagai ragam dusta, terutama terhadap kesucian Nabi Allah. Manusia yang seperti itu termasuk syetan pula. Mereka itulah yang syaitan dan mereka itulah yang kafir. Selain dari menuduh bahwa Nabi Sulaiman dihari tuanya telah murtad, meninggalkan Allah dan menyembah dewa-dewa dan berhala-berhala, karena tertarik oleh isteri-isterinya. Mereka katakan pula bahwa Nabi Sulaiman itu banyak sihirnya. Kerajaan dipelihara atas kekuatan sihir. Alangkah buruknya berita dusta yang dituduhkan dan disebarkan oleh syetan kepada Nabi Sulaiman a.s.

Begitulah syetan. Menyebarkan berita-berita bohong sehingga manusia sesat dari kebenaran. Syatan sesat dan menyesatkan. Bagi orang yang lemah keimanan dan pendiriannya, maka mereka akan mengikuti kata-kata syatan yang penuh kebohongan. Pada akhirnya orang yang mengikuti berita bohong itu akan sesat dan menyesatkan orang lain. Itulah misi dan visi syetan dari dahulunya, termasuk dalam kisah nabi Sulaimana AS (Darmiwandi, S. Ag, M.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *