Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Maxim Hadir untuk Antar-Jemput Pelajar, Dukung Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas di Payakumbuh

×

Maxim Hadir untuk Antar-Jemput Pelajar, Dukung Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh  |  Mentrengnews. Com — Kehadiran layanan transportasi online kini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar. Maxim Indonesia hadir memberikan solusi mobilitas aman bagi siswa-siswi yang tidak membawa kendaraan pribadi ke sekolah di Payakumbuh.

Layanan antar-jemput berbasis aplikasi ini diharapkan dapat membantu orang tua, sekolah, dan pemerintah dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih kerap melibatkan pelajar. Selain praktis dan terjangkau, layanan ini juga menjadi pilihan transportasi yang lebih aman.

Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena pelajar mengendarai sepeda motor tanpa izin resmi atau belum cukup umur masih menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut tentu berisiko tinggi bagi keselamatan pelajar maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui layanan Maxim, pelajar kini memiliki alternatif transportasi yang lebih aman.

Para pengemudi yang tergabung telah melalui proses verifikasi serta mengikuti standar operasional layanan, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, khususnya siswa.

Selain meningkatkan keselamatan, penggunaan transportasi daring juga berpotensi mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar sekolah pada jam sibuk.

Dengan semakin banyak pelajar memanfaatkan layanan antar-jemput, kemacetan dan risiko kecelakaan di kawasan sekolah diharapkan dapat berkurang.

Partisipasi Maxim juga terlihat dalam kegiatan milad SMKN 3 Payakumbu yang ke -33, selama 3 hari berturut turut senin -rabu (11/6/2026) di mana Maxim turut melakukan sosialisasi layanan kepada para pelajar.

Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan transportasi umum yang aman dan mudah diakses di Kota Payakumbuh.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif tersebut karena sejalan dengan upaya edukasi keselamatan berlalu lintas bagi siswa.

Ke depan, kolaborasi antara penyedia layanan transportasi, sekolah, dan pemerintah diharapkan terus diperkuat untuk membangun budaya berlalu lintas yang lebih aman di kalangan pelajar.(debby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *