OKI | Mentreng news com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna tersebut digelar dengan agenda utama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD OKI Farid Hadi Sasongko, A.Md.Gz. dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati OKI, pimpinan dan anggota DPRD OKI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, organisasi wanita, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, insan pers, LSM, serta tamu undangan lainnya.
Dalam pembukaannya, Ketua DPRD OKI menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut merupakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKI ke-19 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026.
“Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKI yang ke-19 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026, dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 tahun 2026, pada hari ini Jumat, 14 Agustus 2026, dengan resmi saya buka dan terbuka untuk umum,” ujar Farid.
Ia kemudian mengajak seluruh peserta rapat untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dapat bersama-sama mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Farid mengatakan, peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, mencerminkan tekad bangsa Indonesia untuk memperkuat kemandirian, mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Berdaulat berarti menunjukkan kemandirian bangsa dalam membuka masa depan. Adil berarti mengedepankan kesetaraan dan pemerataan bagi seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan makmur berarti mewujudkan tingkat kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus menjadi pendorong untuk memperkuat sinergi antara eksekutif, legislatif dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata di Kabupaten OKI.
“Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini harus menjadi pendorong utama untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang merata di Bumi Bende Seguguk,” ujarnya.
Farid berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat semakin memperkuat tekad bersama untuk menjadikan OKI sebagai daerah yang maju, mandiri dan sejahtera.
Simak Pidato Kenegaraan Presiden
Usai pembukaan rapat, seluruh peserta kemudian mengikuti secara langsung pidato kenegaraan Presiden RI dari Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
Dalam tayangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak memasuki Gedung MPR/DPR RI.
Agenda diawali dengan pidato Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dalam pidatonya, Ahmad Muzani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga dan mempertahankan semangat kemerdekaan.
Pidato kemudian dilanjutkan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Ia mengapresiasi berbagai program pemerintah yang telah diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menegaskan peran DPD sebagai jembatan antara kepentingan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan.
Dalam pidatonya, Presiden memaparkan berbagai kebijakan transformatif yang telah dilakukan pemerintah sekaligus kondisi perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global.
“Kemerdekaan bukan apa yang diproklamasikan, tapi kemerdekaan adalah apa yang sudah kita rasakan,” kata Prabowo.
Presiden juga menyampaikan sejumlah indikator perekonomian nasional. Ia mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap aman di tengah gejolak ekonomi global.
Menurut data yang disampaikan Presiden, realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan mampu membuka sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru.
Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp1.010 triliun dan membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.
“Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi kuartal pertama dalam 13 tahun terakhir. Kemudian ekonomi kita pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi semester pertama dalam 13 tahun terakhir,” tegas Prabowo.
Rapat paripurna istimewa DPRD OKI tersebut berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKI. (Ir)








