Example floating
Example floating
Example 728x250
Example 728x250
Example 728x250
Daerah

Warga Nagari Minangkabau Kembali Kehilangan Meteran Air PDAM, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

×

Warga Nagari Minangkabau Kembali Kehilangan Meteran Air PDAM, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

Sebarkan artikel ini

Tanah Datar | MentrengNews. Com – 4 November 2026,- Seorang warga Nagari Minangkabau kembali menjadi korban pencurian meteran air PDAM. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus serupa yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Korban, yang memilih tidak disebutkan namanya untuk alasan keamanan, melaporkan kehilangan meteran air PDAM yang terpasang di depan rumahnya pada Selasa (3/11) malam. Saat diperiksa pagi harinya, meteran air beserta pipa sambungan sudah raib dari tempatnya.

“Saya kaget sekali ketika bangun pagi dan melihat meteran air sudah hilang. Ini bukan pertama kalinya kejadian seperti ini terjadi di lingkungan kami,” ungkap korban dengan nada kecewa.

Menurut informasi yang dihimpun, modus operandi pelaku biasanya dilakukan pada malam hari dengan menggunakan alat pemotong. Meteran air yang dicuri kemudian dijual sebagai barang bekas kepada pengepul besi tua dengan harga yang jauh di bawah nilai sebenarnya.

Kerugian Material dan Non-Material

Selain kerugian material berupa biaya penggantian meteran baru yang mencapai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah, korban juga mengalami kesulitan karena harus mengurus administrasi penggantian meteran ke kantor PDAM setempat. Proses ini memakan waktu dan tenaga, serta menyebabkan gangguan pasokan air bersih selama beberapa hari.

“Yang paling menyebalkan adalah proses administrasinya yang ribet. Kami harus mengisi formulir, menunggu verifikasi, dan membayar biaya pemasangan ulang. Belum lagi air tidak mengalir selama proses berlangsung,” keluh seorang tetangga korban yang juga pernah mengalami hal serupa.

Respons Pihak Berwenang

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PDAM setempat, menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus pencurian meteran air di wilayah tersebut. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli di area-area rawan,” ujarnya.

PDAM juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk lebih waspada dan melaporkan segera jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar instalasi meteran air mereka. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain memasang pagar atau pembatas di sekitar meteran, serta memasang lampu penerangan di malam hari.

Masyarakat Diminta Waspada

Wali Nagari Minangkabau menghimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif dalam menjaga keamanan bersama. Jika ada orang asing yang berkeliaran di malam hari, segera laporkan kepada petugas keamanan atau langsung ke pos ronda,” imbaunya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pencurian meteran air PDAM yang diduga terorganisir. Masyarakat diminta untuk memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penjualan meteran air bekas.
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *