Kalianda, Lampung Selatan | MentrengNews.com – perehapan serta pembangunan Pendidikan di Indonesia merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah agar lebih layak, aman, dan nyaman bagi kegiatan belajar mengajar.03 November 2026
Tujuan: Memenuhi sarana dan prasarana pendidikan berkualitas melalui rehabilitasi gedung rusak dan pembangunan unit baru.
Mengingat pentingnya pengawasan dari berbagai pihak baik dari kejaksaan, konsultan maupun kementerian dan dinas setempat agar pembangunan berjalan sesuai rencana seperti yang di harapkan.
“Namun di salah satu sekolah di kecamatan Kalianda kabupaten Lampung Selatan saat awak media mengunjungi sekolah SD Negeri Margacatur selasa 03 November 2026
“terlihat perehapan gedung sekolah dengan nilai anggaran Rp 435.085.300 melalui pihak rekanan CV.KEMBAR ALAM.yang bersumber dari dana APBD kabupaten lampung selatan tahun 2026 tersebut sedang berjalan namun sangat di sayangkan terindikasi tidak ada pengawasan juga tanpa menggunakan APD bahkan kepala sekolah yang seharusnya ikut mengawasi pekerjaan yang terima kunci tersebut tidak ada di tempat.
“Terlihat jelas pihak dari pekerja tidak ada yang menggunakan APD alat pelindung diri.menurut keterangan selaku Kepala tukang (mistan) mengatakan pekerjaan lebih kurang sudah sembilan hari terkait apd kami cuman di kasih tiga biji ,kalo ingin lebih jelasnya silahkan ke pihak pemborong.ucapnya
Di kesempatan yang sama eko selaku pekerja mengatakan terkait gambar ini bukan desain sekolah ini pak ini desain sekolah lain dan kami pekerja di suruh mencontoh itu atas perintah kepala sekolah pak Junaidi.kalo pihak pelaksana belum pernah kesini semenjak kami bekerja hanya satu kali pada saat memberikan apd itupun cuma tiga pis.ujarnya
awak media pun mencoba menghubungi kepala sekolah SD negeri Margacatur (junaidi) menggunakan via telepon WhatsApp bahkan menggunakan chat,guna untuk mengkonfirmasi terkait pekerjaan yang berada di sekolahnya juga mengenai gambar yang di kasih kepada tukang namun sangat di sayangkan pesan chat dan telpon WhatsApp tidak di gubris.
Sementara itu media pun mencoba mencari nomor kontak pemborong dan konsultan pekerjaan di SDN Margacatur kecamatan Kalianda tersebut masih nihil.hingga di terbitkan pemberitaan ini pihak dari media belum bisa berkomunikasi kepada pihak pemborong.
Pihak dari media akan terus mengawasi dan mengontrol sesuai pungsi dan tugasnya sebagai kontrol sosial***BERSAMBUNG*******”
(DIDI)










