Mentreng.com | Salimpaung – Babinsa Koramil 09/Slp Kodim 0307/TD Sertu Edison Bersama Tim Tracking dan Petugas Posko PPKM Nagari Salimpaung, melaksanakan monitoring dan pendampingan tracing serta Stand by di Posko PPKM Nagari Salimpaung dalam kesempatan tersebut Ber Koordinasi dengan Ka UPT Puskesmas dr. Dewi Iranovita mengenai jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari bulan Juni 2021 sampai sekarang, serta data pasien yang sembuh, meninggal dunia dan yang sedang melakukan Isolasiman madiri dan pemeriksaan kesehatan Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen oleh Tim Penanganan Covid-19 Kecamatan Salimpaung terhadap warga Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (03/08/2021).
Hal ini terkait dengan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan penggunaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen sebagai salah satu metode dalam pelacakan kontak, penegakan diagnosis, dan skrining COVID-19, juga merupakan salah satu upaya peningkatan Testing dan Tracing sebagai bagian proses penyelidikan epidemiologi dan pelacakan kontak untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 09/Slp, Bhabinkamtibmas Polsek Salimpaung, Wali Nagari Salimpaung, Tenaga Kesehatan Puskesmas Salimpaung, serta petugas tim Penanganan Covid-19 Posko PPKM Nagari Salimpaung Kecamatan Salimpaung.
Kegiatan tracing serta pemeriksaan kesehatan RDT Antigen dilakukan setelah adanya temuan beberapa warga Nagari Salimpaung. Terkait hal itu, petugas kesehatan Puskesmas Salimpaung beserta tim penanganan Covid-19 PPKM Mikro Nagari Salimpaung lakukan Tracing serta melaksanakan tes RDT Antigen terhadap Warga.
Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama di wakili Danramil 09/Slp melalui Babinsa menjelaskan, “Kegiatan tracing serta pengecekan kesehatan RDT Antigen yang dilakukan tim kesehatan Puskesmas bersama tim penanganan Covid-19 PPKM Mikro Nagari untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut. Selain itu petugas juga meminta kepada anggota keluarga pasien supaya tidak panik dalam menghadapi situasi ini, tetap semangat dengan menjaga kesehatan dengan melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari,” tandasnya
Ditambahkannya, “Kami menghimbau kepada masyarakat sekitar agar tidak mengucilkan pasien Covid-19 atau yang terkonfirmasi, dukungan dari lingkungan sekitar sangatlah dibutuhkan. Tetaplah waspada dan mematuhi protokol kesehatan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu memakai masker dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan,” pungkas Babinsa.**








