Kota Solok | MentrengNews. Com – Guna mencetak generasi muda yang mandiri, tangguh, dan terampil, anggota Pramuka Penegak Bantara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok menggelar Uji Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Kegiatan yang berlangsung sengit namun penuh antusiasme ini dilaksanakan di lingkungan Kampus MAN Kota Solok pada Sabtu (13/06/2026).
Dalam ujian kali ini, para andalan muda ditantang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang kecakapan hidup. Beberapa materi yang diujikan meliputi gerak jalan untuk menguji fisik dan kekompakan, menjahit, memasak, hingga ketangkasan mendirikan tenda darurat.
Pembina Pramuka MAN Kota Solok, Husein Kadri, menjelaskan bahwa SKK merupakan wadah bagi anggota Pramuka yang ingin mendalami potensi diri sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
“SKK ini adalah syarat kecakapan khusus pada bidang tertentu. Bagi anggota Pramuka yang dinyatakan lulus uji SKK, mereka berhak mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Ini adalah bentuk penghargaan atas keahlian yang mereka kuasai,” ujar Husein di sela-sela memantau kegiatan.
Kegiatan ini terasa istimewa karena menjadi agenda kepramukaan perdana yang dibuka langsung oleh Kepala MAN Kota Solok yang baru dilantik, H. Maidison. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan uji kecakapan ini.
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi semangat anak-anak kita. Harapannya, para siswa tidak hanya sekadar mengejar target mendapatkan TKK secara seremonial, tetapi benar-benar menyerap esensi ilmu kepramukaan yang berguna bagi masa depan mereka,” tutur H. Maidison.
Menanggapi geliat positif kegiatan luar kelas di lingkungan madrasah ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, turut memberikan ungkapan bangga dan dukungannya. Beliau menegaskan bahwa gerakan Pramuka di madrasah adalah pilar penting dalam membentuk karakter rahmatan lil ‘alamin.
“Kami sangat bangga dengan konsistensi MAN Kota Solok dalam membina generasi muda melalui gerakan Pramuka. Uji SKK ini bukan sekadar formalitas, melainkan simulasi nyata bagaimana siswa madrasah ditempa untuk siap pakai di masyarakat,” ungkap H. Amril.
Beliau juga menambahkan, “Keterampilan seperti memasak, menjahit, dan mendirikan tenda adalah modal kemandirian yang luar biasa. Saya berharap Pramuka MAN Kota Solok terus menjadi motor penggerak kedisiplinan dan akhlak mulia, sehingga mampu melahirkan pemimpin masa depan yang cerdas secara intelektual dan matang secara mental.”
Pelaksanaan uji SKK yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.(helda/Nita)










