Kota Solok | MentrengNews. Com — Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kota Solok menyisakan kebahagiaan mendalam bagi keluarga besar MIN Kota Solok. Sebanyak tiga orang murid madrasah tersebut menerima bantuan sembako dari Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Solok. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan usai Upacara Peringatan Hari Santri Nasional yang bertempat di halaman MTs Pondok Pesantren (PP) Tarjun Najah, Rabu (22/10/2026).
Kegiatan khidmat ini dihadiri oleh Wakil Walikota Solok, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok H.Amril, Kepala Kantor Kemenhaj Kota SolokH. Oma Fahmi, Ketua Yayasan MTs PP Tarjun Najah, H. Syarul Wirda, seluruh Kepala Seksi Kantor Kemenag, Kepala Madrasah dan Kepala KUA se-Kota Solok, ASN Kantor Kemenag Kota Solok, koordinator kesiswaan bersama guru pendamping MIN Kota Solok, dewan guru serta tenaga kependidikan MTs PP Tarjun Najah, dan ratusan santriwan-santriwati dari berbagai pondok pesantren se-Kota Solok.
Tiga murid MIN Kota Solok yang beruntung menerima bantuan tersebut terdiri dari dua orang murid kelas IV dan satu orang murid kelas VI, yakni Grisel (murid kelas VI A), Nayla, dan Asla. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Ketua Yayasan MTs PP Tarjun Najah, dan Kepala Kantor Kemenhaj Kota Solok.
Kepala MIN Kota Solok, Rina Andriani, S.Pd, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dan rezeki yang diberikan BAZ Kota Solok kepada peserta didiknya.
“Alhamdulillah, pada peringatan Hari Santri sekarang ada rezeki dari BAZ Kota Solok untuk tiga orang murid MIN Kota Solok. Semoga bermanfaat bagi mereka dan menjadi motivasi untuk selalu tetap semangat dalam menuntut ilmu, karena pihak madrasah selalu memberikan layanan yang baik serta toleransi bagi murid-murid yang membutuhkan,” ujar Rina.
Ungkapan senada turut disampaikan oleh Grisel, salah satu penerima bantuan dari kelas VI A. Dengan penuh rasa syukur, ia mengungkapkan kebahagiaannya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali atas apa yang diberikan oleh Baznas Kota Solok yang diserahkan langsung oleh Bapak Kepala Kantor Kemenag Kota Solok,” ucapnya.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini juga diisi dengan pembacaan pidato Menteri Agama RI oleh pembina upacara. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya Transformasi Perjuangan Santri, penghayatan atas Amanat Resolusi Jihad, serta gelora semangat “Santri Nggak Ada Matinya” yang didukung penuh oleh 5 Program Strategis.
Pada pesan penutup pidatonya, seluruh keluarga besar pesantren diajak untuk senantiasa menjaga tradisi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Acara menutup dengan momen yang membakar semangat ketika seluruh tamu undangan dan peserta upacara secara serentak mengepalkan tangan kanan ke udara sambil menyerolakkan yel-yel penuh semangat:“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” (helda/geby)










