Example floating
Example floating
Example 728x250
Wisata

Dinas Pariwisata Sumbar Sosialisasi Apresiasi Homestay di Tanah Datar

×

Dinas Pariwisata Sumbar Sosialisasi Apresiasi Homestay di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com  |  Tanah Datar – Untuk meningkatkan kualitas dan citra usaha Homestay pada daya tarik wisata unggulan, Dinas Pariwisata Provinsi sumatera Barat melaksanakan Sosialisasi apresiasi homestay yang ke 3 kali di Hotel Emersua Batusangkar Kabupaten Tanah Datar, Selasa (28/06/2022)

Acara yang diadakan selama satu hari tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat diwakili Kepala Bidang Destinasi dan Industri Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Drs.Doni Hendra.MM.

Kegiatan sosialisasi ini mendatangkan Narasumber seperti,Dr.Sukmareni.SH.MH sebagai sekretaris Perhimpunan Homestay Sumatera Barat,Sutan Elvis Kasmir dan Nanda Fadly.S.Pd sebagai auditor usaha pariwisata.

Sosialisasi apresiasi homestay ini diikuti sekitar 70 orang peserta yang berasal dari pelaku Homestay yang berasal dari Kota Padang, Padang Pariaman, Bukittinggi, Agam, Pariaman, Mentawai, Tanah Datar, Padang Pànjang, Sawahlunto

Kepala Bidang destinasi dan industri Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Doni Hendra menyampaikan, gubernur Sumatera Barat saat ini lebih fokus terhadap peningkatan kunjungan wisata ke Sumatera Barat dan tujuannya adalah bagaimana tingkat kunjungan wisata ke Sumatera Barat terus meningkat.

Dengan di canangkannya Sumatera Barat sebagai tahun kunjungan wisata salah satu penggerak nantinya yaitu homestay. Tahun sebelumnya keberadaan homestay di Sumatera Barat belum terbilang banyak hanya 200 homestsy, namun saat sekarang keberadaan homestay terus meningkat bahkan sudah mencapai 500 unit homestay yang tersebar di berbagai Daerah kota dan Kabupaten yang ada di Sumatera Barat

“ INi luar biasa perkembangannya. Keberadaan homestay identik dengan dunia kepariwisataan, maka diharapkan kepada pengelola homestay di Sumatera Barat menciptakan homestay yang memiliki ciri khas tersendiri dan diharapkan homestay tersebut bisa dijadikan sebagai tempat edukasi bagi tamu yang berkunjung,selain itu homestay harus bersih,”ucapnya.

Doni juga menyampaikan kendalanya saat ini adalah masalah sampah yang bertebaran di sepanjang jalan. Solusinya adalah diadakan homestay.

Kami dari dinas pariwisata provinsi memberikan apresiasi kepasa ibuk-ibuk yang sudah mempunyai homestay.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *