Mentreng.com | Kota Solok – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Mustafa didampingi Kasi Bimas Islam, Irawadi Uska, membuka kegiatan *Sosialisasi Kampung Moderasi Beragama * binaan Penyuluh Agama Islam tahun 2023, Tema yang diusung dalam sosialisasi “Kita Tingkatkan Pengetahuan, Pemahaman, dan Wawasan tentang nilai-nilai Moderasi Beragama dan kampung Moderasi beragama bagi penyuluh Agama Islam dan masyarakat Kota solok”, dilaksanakan di aula masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok. Rabu(10/05/23).
Laporan panitia kegiatan, Darmiwandi, S.Ag MH, menyampaikan, Latar belakang kegiatan disebabkan Negara Indonesia merupakan Negara yang kaya, kaya dari Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam, selain kaya dari yang dua ini. Indonesia juga kaya dengan berbagai macam suku, agama, kebudayaan. Dengan kekayaan itu, lahirlah semboyan Bhinneka tunggal Ika. Dalam menjaga Bhinneka Tunggal Ika , kita akan banyak mendapat tantangan, rintangan, hambatan dan persoalan. Selanjutnya akan timbul berbagai perbedaan, pemikiran , paham dan agama, bagi yang tidak memahami perbedaan. Maka mereka akan beranggapan merekalah yang selalu benar.
Peserta berasal dari Camat se Kota solok, Lurah se Kota Solok, Bundo Kanduang Kota, MUI, FKUB, Tokoh Masyarakat, Penyuluh Agama Islam fungsional dan Non PNS, Analis Humas dan Protokol dan kegiatan di biayai dari Dipa Bimas Islam Kantor Kementeian Agama Kota Solok. dengan jumah peserta 50 orang.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota solok, H. Mustafa, selain memperkenalkan diri kepada peserta sosialisasi, KaKankemenag Langsung menjadi Narasumber pada kegiatan Sosialisasi ini.” Kami sebagai Kemenag Kota Solok, mohon dukungan dari semua elemen dalam melaksanakan amanah Kementerian Agama Kota Solok,”ujarnya
Moderasi Beragama adalah cara hidup untuk rukun, saling menghormati, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena perbedaan yang ada. Moderasi Beragama, merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Kementerian Agama, dilahirkan Kementerian Agama, tapi dilaksanakan oleh elemen elemen yang lainnya, dan kewajiban bagi 34 kementerian yang lainnya untuk melaksanakannya.
Berkaitan dengan Kondisi Indonesia yang mempunyai sekian ribu pulau, terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan Bahasa dan setiap daerah mempunyai perbedaan termasuk paham-paham keagamaan, aliran aliran keagamaam, Maka kementerian Agama melahirkan sebuah program yang disebut Moderasi Beragama.
“Tokoh Agama dan Penyuluh merupakan Ujung tombak bagi Kementerian Agama dalam menyampaikan pesan-pesan khususnya dari Kementerian Agama, terutama dalam mensosialisasikan Program Moderasi Beragama ini’”sampai H. Mustafa.
Terakhir harapan KaKankemenag dengan adanya kegiatan Moderasi Beragama akan menjurus dengan terbentuknya Kampung Moderasi Beragama binaan Penyuluh Agama Islam yang terkofer dalam Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 137 Tahun 2023.
Narasumber, KakanKemenag Kota solok, H. Mustafa, Kabid Penais Zawa, H. Yufrizal. M.HI dan Kasi Bimas Islam, Irawadi Uska, S.Ag.Kegiatan dilaksanakan Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota solok.(helda)








