Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Longsor Tutup Total Akses Sungai Landia IV Koto, Alat Berat Baru Dikerahkan Kebut Pembersihan

×

Longsor Tutup Total Akses Sungai Landia IV Koto, Alat Berat Baru Dikerahkan Kebut Pembersihan

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI  |  Mentrengnews. Com – Rabu 10 Juni – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Bukittinggi sejak tengah malam memicu bencana longsor di ruas jalan Sungai Landia, Nagari IV Koto. Peristiwa yang terjadi jelang subuh itu membuat akses utama penghubung Kota Bukittinggi dengan wilayah IV Koto dan sekitarnya tertutup total.

Material longsor berupa tanah, lumpur, batu besar, hingga pohon tumbang menimbun seluruh badan jalan. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sama sekali. Arus lalu lintas dari arah Bukittinggi menuju IV Koto, Malalak, hingga Padang Panjang via alternatif lumpuh sejak pukul 04.30 WIB.

Example 300x600

Warga sekitar pertama kali mendengar suara gemuruh tebing sekitar pukul 04.00 WIB. Tak lama kemudian material longsor turun dan menutup jalan. Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan atau warga yang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Bukittinggi yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi bersama BPBD, Dinas PUPR, dan relawan setempat. Area longsor segera dipasangi police line dan rambu darurat. Petugas juga mengatur pengalihan arus untuk mencegah kemacetan dan risiko kecelakaan

Pagi ini alat berat jenis excavator baru telah diturunkan ke titik longsor. Tim gabungan fokus pada 2 tahap: pembersihan material besar dulu, lalu pengerukan lumpur dan tanah yang menutup drainase jalan.

“Kami sudah mengerahkan alat berat baru untuk mempercepat pembersihan material dan membuka kembali akses jalan. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan pengguna jalan. Mohon kerjasama masyarakat untuk tidak mendekati lokasi dan mematuhi imbauan petugas demi kelancaran operasi penanganan terang Irsyad, Kasat Lantas Kota Bukittinggi.

Dinas PUPR Kota Bukittinggi juga menurunkan tim teknis untuk mengecek stabilitas tebing di atas titik longsor. Hasilnya akan jadi acuan apakah pembersihan bisa dilanjutkan full atau harus bertahap karena potensi longsor susulan

Hingga pukul 08.00 WIB jalan masih ditutup total. Masyarakat yang biasa melintas Sungai Landia diimbau sementara menggunakan jalur alternatif via Gadut – Aur Kuning – Simpang Tarok. Meski lebih memutar, jalur itu dipastikan masih aman dan bisa dilalui semua jenis kendaraan.

Cuaca Bukittinggi hari ini diprediksi masih berpotensi hujan. Tim di lapangan terus memantau pergerakan tanah dan intensitas hujan. Jika kondisi memungkinkan, target pembukaan akses fungsional ditargetkan 1-2 hari ke depan.

Perkembangan terbaru akan diinformasikan secara berkala melalui akun resmi @satlantas_bukittinggi dan kanal komunikasi Pemko Bukittinggi(Uncu Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *